Ki Buyut Mimbasara atau Ki Kebo Kenanga bergantian memandang dengan Ki Getas Pendawa, lalu keduanya mengangguk. Kemudian Kang Tanur menceritakan awal perkenalannya dengan Kiai Rontek....
Meskipun ia berkata seperti itu, Ki Getas Pendawa masih berusaha keras mengingat orang-orang yang memiliki kecepatan laksana angin di wilayah Demak....
Kiai Rontek terperanjat ketika melihat Pangeran Benawa melakukan gerakan-gerakan yang menjadi dasar penguasaan ilmu tingkat tinggi. Tata gerak yang sangat sulit dikuasai oleh anak seusianya, tetapi me...
“Ki Gurasan!” bentak Pangeran Benawa dengan suara yang terdengar mengerikan. Namun ia sama sekali tidak mengurangi kecepatan dan kekuatannya. “Kau benar-benar layak menjadi anak Mas Karebet,” seru Kia...
Ki Gurasan, yang berdiri di belakang Kiai Rontek. takjub dengan tenaga inti Kang Tanur yang mampu menyusup lalu menebar hawa panas. “Luar biasa! Ia mampu menembus lapisan luar Kiai Rontek,” desis Ki G...
Kang Tanur tercenung mendengar kata-kata Kiai Rontek betapa ia memang menyadari tujuan sebenarnya lelaki berambut perak itu. Meski pernah mendengar, tetapi ia tidak pernah membicarakan pergerakan itu ...
Ki Gurasan menghentak kemampuan hingga lapisan pun-cak untuk membongkar pertahanan Kang Tanur. Ia melakukan itu ketika melihat bayangan menyambar ganas setiap lingkaran. Tetapi Ki Gurasan masih membut...
Terkadang susunan itu berbentuk bangun datar bersegi enam, lalu tiba-tiba berubah menjadi segi empat saat salah satu dari cantrik itu bergeser ke lingkaran yang lain. Ki Buyut Mimbasara atau Kebo Kena...
Walau demikian, tetap saja para cantrik memandang Ki Gurasan dengan heran. Sepertinya ia tidak mengenal wajah Pangeran Benawa, pikir para cantrik. Tetapi mereka diam dan tidak melakukan gerakan yang m...

