Lisan yang tak terbantah Tak ampuni khilaf Ego bersinggasana di puncak Mahameru Menyiksa hati meronta jiwa namun berujung diam Aku berisik dalam sepi Patuhi titah tirani Terbelenggu dalam tebing curam...
Wahai Penebar Madu Setangkup rindu Semekar buai Kembang bersama sukma Semerbak jiwanya Hidup dalam lekat nafasku Karena dia Emakmu Emakku Mamamu Mamaku Ibumu Ibuku Tak ungkap kata Tak bicara aksara Pe...
Menulis kata selembar putih Menata lisan ayat-ayat perih Namun tangan tertahan pedih Seakan jiwa berat dipenuhi pekasih Duhai cinta yang suci Ketika semuanya telah ternoda Pada sebuah cerita yang meng...
Embun enggan menyapa pagi Pun kokok ayam tak sambut mentari Sirep memuja sepi Sunyi Aku berdiam di sudut ruang Merasai senyap Merasai rindu yang tak kuasa diam Air mata menggenang tanpa gulir Rindu Sa...
Lampu jalan memanjang tak terang. Sudut kota dipenuhi kerlip kunang-kunang. Redup lampu belakang motor di depan seolah berkata padaku, “Tidakkah kau teringat padanya?” Aku alih pandang. Me...
Kue itu.. Merah.. Kenyal.. Orang kata dia lengket dan dari ketan.. Tapi ia tak peduli.. Kamu ingat bahwa separuh masa kau goncang sampan dengan alunan kata.. Kau urai setiap gulungan ombak dengan hang...
Senja.. Merah.. Lembayung Cakrawala.. Selalu begitu dlm aksara berpadu.. Perlambang yg tak berkata.. Memendar seolah lemah Namun perkasa.. Ketika tinta menoreh gurat di angkasa.. Aku tengadah.. Oh.. T...
Cintaku, berlembar-lembar putih tak akan sanggup menuliskan kisah hati kita. Dalam diam dan tatap mata semua sudah berbicara. Langit membiru menuliskan banyak cerita dalam bisu nan syahdu. Tertulis in...
Bau Berjubah hitam yang terkadang berkilau cahaya mentari Berbaju putih namun kau tak pernah mau mandi.. Embeeeek…. Tandukmu melingkar kuat Perkasa Mendaki tebing Para pembakar mendambamu Merin...
Menantimu dalam waktu yang tak bisa kau pastikan, membuatku membuka sebungkus emping manis. Mata menatap langit ruang, di dampingi suara keretak emping. Manis gurih. Tapi lenyap rasa saat teralir sege...

