kepak sayap angsa, padepokan witasem, prosa liris

Aku Dan Hujan Jangan mengejek hujan atas sebuah kesakitan Jangan mengutuk hujan atas sedih yang kau terima Hujan memang membasahi Turun bak Tuhan yang menangis Membuang seonggok kotoran Mengusir serib...

Kepastian Aku memandangmu Banyak yang ingin aku tanyakan Tapi bibir berat untuk bersuara Atau mungkin sungkan Bersembunyi dalam pengertian Tertutup atas nama cinta Pagi ini aku memandangmu lagi Lebih ...

Tulisan ini tidak panjang. Begini.. Ada satu peristiwa yang biasa saja terjadi di depan saya sekitar 2 – 3 hari lalu. Tukang parkir lagi pandu sopir. Biasa kan? Nah, setelah melihat peristiwa ya...

error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.