“Ya, mungkin aku perlu juga Yang dilanjutan, aku ndlosor kan. Sampe mumet YangGu. Tugas ABDI aja ga paham kan aku?,” kata dia. Ucapku, “Itu kan derita loe?” Aku bisikkan dia, &...
Ia tenang memasuki padang. Mayat-mayat tumpang tindih dan membujur lintang. Ia berjalan diantara mayat yang terserak. Akime, nama gadis itu. Paras bundar menyorot padang sejauh mata memandang. Rasa ge...
Karya dari sejumlah emak yang tenang di Kelas Pengenalan Liris 22-29 Mei 2019. ====== Kain lusuhku semakin kumal seiring lalai yang kian menjulang saat usia di titik penghabisan. Lelah ia terkulai di ...
*Sayur Asem* Aku digemari banyak orang. Mereka memberiku nama, Sayur Asem. Emak menuangkan kacang panjang, kacang polong dan ada potongan daging yang membaur padaku. Di kota Tuban, aku sedikit pedas. ...
Melihatmu sendiri kala menahan lapar sama dengan melihat es tinta.. Kau berkata bahwa bahagia adalah ketika tercebur dalam semangkuk es tinta.. Tetapi semesta mengajarkan bahwa setiap kepul debu itu d...
Anu menerawang jauh. Ingin anu berada dalam satu keanuan yang megah, mewah dan sangat terbatas anunya. Bukan hanya anu ingin mengaku segala keanuan tetapi, satu anu yang pasti, anu adalah anugrah khus...
Pitung panggilanku, nama asliku Salihoen. Aku lahir di kampung Pengumben, pemukiman kumuh di Rawabelong dekat stasiun Palmerah. Orang bilang pitung itu artinya adalah pitung pitulung yang berarti tuju...
Gadis itu berdiri di antara bebatuan candi yang masih berserakan. Sorot matanya tajam menatapku. Angkuh. Hening. Seluruh pasukan tak kasat mata yang membangun seribu candi permintaannya telah hilang. ...
Kemiskinan menghantuiku dan hanya judi satu satunya yang bisa mengangkatku cepat kaya raya. Tapi nyatanya harta yang tak seberapa telah tandas. “Terperangkap dalam kubang kemiskinan ” kataku pada Ayah...
