Prosa Liris

Liris : Hanya Satu, Mules!

“Ya, mungkin aku perlu juga Yang dilanjutan, aku ndlosor kan. Sampe mumet YangGu. Tugas ABDI aja ga paham kan aku?,” kata dia.

Ucapku, “Itu kan derita loe?”

Aku bisikkan dia, “Paramex 12 lusin
Baygon bila perlu.”

“Baygon ya is dead, Kang. Ntar gak ketemu Memey lagi,” kata dia

?Memey

Aku berkata, “Baygon perlu. Lagi wabah demam berdarah?. Ada elektrik. Sungudon loe?.”

“Gue gitu loooh ?,” ucapnya dengan muka datar.

Nunggu Memey ….

“Apaaaaaaaaaa?? Aku mau dibaygon nih!” kata dia setelah sadar dari kebodohan.

“Tambahi aja betadine segalon?. Lukanya bakalan banjir darah,” ucap dia lagi.

“Mbuh gimana kelas lanjutan 2,” aku berkata dan mataku mulai berkaca-kaca ?

Mules, aku ingin berkata padamu.
Mules, kau enggan ungkap sedih padaku.

Mules. Begitu anu kau padaku.

Mules. Kadang kau berputar. Tak jarang kau menjulur jauh ke dalam belantara.

Mules. Itu namamu.

Kisah Terkait

Liris : Keranda Cinta Menampilkan Mulya Indra

admin

Liris : Kemelut Cinta Sang Dasamuka (Ramayana)

admin

Liris : Nganu Pada Waktunya

admin

Leave a Comment

error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.