Pangeran, untuk beberapa waktu, kami merasa sendirian hingga kedatangan Ki Rangga Agung Sedayu pada akhir malam...
Baginya, kata-kata Sukra telah menunjukkan bahwa sesungguhnya anak muda Menoreh itu tahu tentang arti sebuah kedudukan...
Agung Sedayu mengajarkan tata olah tenaga pada Sukra. Kata Agung Sedayu ketika itu, “Engkau dapat membalikkan beban ketika sepasang tanganmu berada di bawah.”...
Ki Bluluk Rambang menggerakan senjata penuh perhitungan. Sepercik darah kental meleleh dari segaris lambung Sukra. “Bersiaplah, anjing Mataram!” pedas Ki Blulung Rambang berucap....
"Sukra!” “Saya, Pangeran.” Sukra bersuara tanpa memalingkan wajah. Ia memusatkan perhatian pada Ki Bluluk Rambang yang meluncur cepat. Sukra sudah membulatkan keputusan untuk tidak membiarkan musuh...
Tanpa sadar, Sukra telah menghimpun segenap kekuatan yang tersimpan dalam dirinya. Pangeran Purbaya pun memberi isyarat agar anak muda Menoreh itu tetap bersikap tenang. “Perkembangan selanjutnya d...
“Kiai Plered!” kata Raden Atmandaru dengan nada penuh tekanan tetapi ia belum mengulurkan tangan untuk mengambilnya....
Ki Gede memandang Agung Sedayu dari kejauhan lalu berkata pada dirinya sendiri, ”Tidak banyak yang dapat aku perbuat untukmu, Ngger. Pertarungan yang terjadi di antara mereka telah berada di luar kema...
“Tidak ada salahnya kita mencoba membuat suatu bayangan tentang masa depan, Ki Rangga. Setidaknya itu akan memberi kita panduan agar tetap mampu menatap masa depan. Terlebih aku telah menyaksikan asap...


