Rasa marah yang melanda dirinya seperti menambah satu kekuatan bagi Wiratama oleh karena itu serangannya meningkat berlipat ganda. Tubuh yang telah mengalami luka seperti tidak menjadi penghalang, bah...
“Marilah kita pergi dari sini sebelum orang-orang menaruh kecurigaan,” kata Ki Wijil, kemudian ia melanjutkan, ”sebaiknya kita melihat-lihat tempat yang lain.” “Pasar,” Sayoga berkata. Nyi Wijil terse...
Ketiga orang itu berjalan dengan pandang menebar sejauh mata memandang. Tampak hamparan padi yang mulai berbulir kekuningan. Sementara sinar matahari masih di ambang batas cakrawala, butiran berkilaua...
Menuju Kotaraja Awan tipis berarak seperti kabut putih yang perlahan terhembus angin pegunungan. Matahari yang mulai menghangatkan tubuh pun perlahan menanjak langit. Jalan setapak di tepi Sungai Bran...
Pangeran Trenggana lantang berkata, "Demak telah kehilangan wibawa dan kedaulatannya saat banyak wilayah di daerah timur melepaskan diri....
Kematian Raden Kikin tentu saja di luar perkiraan dan tidak sesuai dengan harapan kita semua. Meski begitu, aku ingin kita dapat menahan diri....
Matahari telah mendahului bayang-bayang ataukah aku salah memandang? Entahlah. Bahkan ketika aku tengadah wajah, matahari bahkan tidak berkisar sejengkal pun. Mungkin aku telah gila karena banyak mend...
Pengakuan Tobil Dia mengatakan bahwa aku benar, tetapi? Apakah ada sesuatu yang tersembunyi? Aku termangu, bukan karena tidak mengerti maksudnya dengan kata “benar”, tetapi karena aku terl...
Dia mengatakan bila itu adalah bunyi burung hantu. Kamu bilang jika itu suara burung kedasih. Aku ingin pula bersuara seperti kalian berdua. Menurutku itu adalah suara manuk blekok. Ji walang kaji kok...




