Dilihat 33 kali
Toh Kuning dan Jerabang memasuki Tumapel dengan menyamar untuk mengusut pembunuhan sejumlah prajurit Kediri. Di tengah penyelidikan, mereka memilih mengamati setiap gerak orang-orang yang dicurigai tanpa tergesa-gesa mengambil tindakan. Jejak yang mereka ikuti membawa keduanya ke sebuah kedai dan kemudian ke sebuah rumah yang menjadi tempat berkumpul sekelompok orang berpakaian biru hitam.
Toh Kuning lebih memilih mengumpulkan petunjuk daripada bertindak berdasarkan dugaan. Di sela tugasnya, Toh Kuning kembali bertemu Ki Sunu dan Nyi Sunu, pasangan yang pernah merawatnya semasa kecil.
Tanpa jeda dan tanpa sponsor Piala Dunia, Toh Kuning bersemangat penuh ketika diangkat menjadi Perwira Kediri. KLIK
Pertemuan sederhana itu menjadi jeda hangat sebelum mereka kembali menjalankan misi yang penuh risiko.
Menjelang tengah malam,Toh Kuning dan Jerabang menyelinap mendekati rumah yang diawasi ketat. Dengan kemampuan yang dimilikinya, Toh Kuning berusaha mendengar percakapan di dalam tanpa diketahui para penjaga. Dari balik dinding rumah itulah mulai terdengar pembicaraan yang menyebut nama Akuwu Tunggul Ametung dan Ken Arok, membuka petunjuk baru yang dapat mengubah arah penyelidikan mereka.
Anda bisa dapatkan novel toh Kuning ini dalam bentuk pdf, kontribusi 75 ribu. Atau jika menginginkan cetakan hard cover, hitam putih, 124 hal, besaran kontribusi 115 rb. Kerelaan tersebut Anda tersebut bermakna turut menjaga keberlangsungan blog ini tetap dapat diakses secara gratis. Hubungi Padepokan Witasem di gandok samping (PDF/Cetakan?). Matur nuwun
