Tungku yang setia dan rela menerima panas yang ditimbulkan api menjadi sindiran bahwa kesetiaanku padanya ternyata dapat luntur karena gejolak sesaat. Tungku itu berkata padaku, “Bilakah kau dap...
Aku tapaki lagi tangga-tangga stasiun. Aroma bermacam-macam terendus indra penciuman. Bau keringat para budak korporat bercampur pengharum badan pun silih berganti melintasi hidungku. Ditambah aroma m...
Sebelum melanjutkan yang aku ketahui mengenai apa dan bagaimana bapak pada zaman perang, aku sisipkan kisah dari kakak perempuanku yang pertama, Mbak Suci. Mbak Suci yang lahir pada 6 Desember 1928 s...
Keadaan di sekitar lingkunganku belum dapat dikatakan aman dan sejahtera ketika Jepang memulai serangan pada negeri Hindia Belanda. Aku lahir sewaktu bapakku yang bernama Ahmad Salim Ronodipoero beker...
Aku adalah Pejuang! Namaku Naya, siswa kelas 6 SD yang tinggal di salah satu pelosok negeri. Tepatnya di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Pagi ini, sama ...
"Mau sama pecel saja atau tambah lauk yang lain, Mas?"...
Rok sebatas lutut yang dikenakan memperlihatkan sepasang betis seputih bengkuang. Menatapnya, membuat anganku menjadi liar. Sepatu hitam berpita melindungi telapak kakinya dari cabikan kerikil nakal...
Jangan terlena, Senggani. Terlalu besar pengorbananmu untuk sesuatu yang tidak lebih berharga dari apa yang sudah kau miliki sekarang...
Matahari belum setinggi tangkai bunga mawar yang berada di sampingku. Aku memikirkan pendapat para pengawal, apa yang berada di dalam pikiran mereka bila aku memutuskan untuk menghukum mati? Ketika ak...







