0%
Still working...

Puisi : Maaaak…

Dilihat 57 kali

Wahai Penebar Madu

Setangkup rindu

Semekar buai

Kembang bersama sukma

Semerbak jiwanya

Hidup dalam lekat nafasku

Karena dia

Emakmu

Emakku

Mamamu

Mamaku

Ibumu

Ibuku

Tak ungkap kata

Tak bicara aksara

Peluh bahagia

Abaikan nestapa

Duhai Pemangku Kalbu

Anak-anakmu merindu

 

2 thoughts on “Puisi : Maaaak…

  1. Yuliani

    jadi kangen ibu #hiks

  2. ki banjar asman

    Matur muwun rawuhipun, mbak.. Coretan yang tak mungkin menjadi pengganti sosok emak..

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Warning: Undefined array key "cookies" in /home/tansahel/public_html/wp-content/themes/author-personal-blog/inc/comment-functions.php on line 92

Related Posts

error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.