Padepokan Witasem
KBA

Puisi : Maaaak…

Wahai Penebar Madu

Setangkup rindu

Semekar buai

Kembang bersama sukma

Semerbak jiwanya

Hidup dalam lekat nafasku

Karena dia

Emakmu

Emakku

Mamamu

Mamaku

Ibumu

Ibuku

Tak ungkap kata

Tak bicara aksara

Peluh bahagia

Abaikan nestapa

Duhai Pemangku Kalbu

Anak-anakmu merindu

 

Related posts

Wong Edan

Ki Banjar Asman

Tanpa Tudung

Ki Banjar Asman

Satu Kata Saja

kibanjarasman

Rengkuh Ombak Panarukan

Ki Banjar Asman

2 comments

Yuliani 19/03/2019 at 14:24

jadi kangen ibu #hiks

Reply
ki banjar asman 19/03/2019 at 20:01

Matur muwun rawuhipun, mbak.. Coretan yang tak mungkin menjadi pengganti sosok emak..

Reply

Leave a Comment