Para pengikutnya memang menjadi bingung. Mereka tidak tahu isyarat apa yang dimaksudkan oleh Kebo Lorog. Hanya seorang sajalah di antara orang-orangnya yang tahu pasti, apa yang harus dilakukannya. Or...
Sambil mengenang di dalam hati dan memikirkan keadaan itu, Pandan Wangi pun jujur mengakui bahwa ada ganjalan ketika Agung Sedayu masih berada di rumah tahanan bersama Kinasih. Dia tahu sebenarnya sen...
Agung Sedayu menatap lekat mereka satu demi satu, lalu berkata, “Perintah yang diucapkan Nyi Pandan Wangi lebih mudah dipahami oleh para pengawal meski kemampuan mereka jauh di bawah pasukan kotaraja....
Dalam keadaan yang demikian Mahesa Jenar segera meloncat maju dan menangkap pergelangan tangan orang itu, langsung diputarnya ke belakang. Dengan sekali dorong, orang itu telah jatuh tertelungkup dan ...
“Tetapi kau lihat, kekuatan sekelompok kawan-kawanmu sangat kecil, sehingga dalam waktu dekat mereka akan digulung. Jangan menyesal, bahwa bagi siapa saja yang tidak mau menyerah akan dihukum. Mereka ...
Semburat raut kemenangan terlihat pada wajah Pangeran Selarong. Dia merasa di atas angin lantas tersenyum lega dalam hati karena Agung Sedayu akhirnya berpihak padanya. “Kita hanya mempunyai waktu yan...
Sesaat ketika Agung Sedayu serta yang lain memasuki bagian dalam rumah, ada dua penjaga yang menyambut kedatangan mereka. Pangeran Selarong dan Ki Lurah Plaosan mengerutkan kening. Mereka menyangka ak...
“Seperti yang Kyai katakan bahwa ada ketergantungan kita pada waktu,” kata Ki Garu Wesi. “Ki Juru Martani adalah benteng kokoh yang dimiliki Mataram sejak mula-mula, tapi dia tidak pernah dapat melawa...
Tetapi setelah ia mempunyai sebuah pengalaman yang tak menyenangkan, ia tidak lagi mau menebak-nebak. Maka terlintaslah dalam pikirannya, bahwa jalan yang terbaik adalah menanyakan sebabnya, kenapa Ra...









