Tag : cerita silat Indonesia

Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 59 – Pengintaian Terus Berlanjut Sampai di Kali Progo

kibanjarasman
Beberapa saat, setelah meninggalkan gelanggang perkelahian melawan seseorang yang belum dikenalnya, Glagah Putih  melintasi bagian dangkal Kali Opak tanpa tergesa-gesa. Di bawah suasana temaram, di...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 58 – Benturan Glagah Putih dengan Pelayan Dalam di Kali Opak

kibanjarasman
Beberapa waktu sebelum Ki Hariman tiba di Kali Opak. Di istana, Ki Wira Sentanu keluar dari ruang pertemuan. Dia melangkah tenang tapi tampak sedanag memburu...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 57 – Kepercayaan Tinggi Pangeran Purbaya untuk Pelayan Dalam

kibanjarasman
“Ketika sejumlah prajurit Jati Anom datang untuk berlatih bersama di padepokan serta keperluan yang lain,” jawab tegas petugas sandi. “Benturan tidak berlangsung lama, Pangeran. Setelah...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 56 – Pamor Kitab Kyai Gringsing Menyeruak di Jati Anom

kibanjarasman
“Maaf, Ki Sanak. Saya tidak paham maksud dari kata-kata Anda.” “Aku adalah Ki Hariman, seorang murid yang tidak beruntung sehingga tidak pernah berguru langsung pada...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 55 – Kemunculan Ki Hariman di Perguruan Orang Bercambuk

kibanjarasman
Agung Sedayu Pulang Kampung Berkuda menuju tanah kelahirannya terasa cukup dekat untuk ditempuh Agung Sedayu. Matahari belum benar-benar berada di tepi sore hari saat dia...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 54 – Ki Wedoro Anom Menusuk dalam Lipatan

kibanjarasman
Agung Sedayu lalu berbalik, melangkah menuju bangunan mungil di belakang kediaman induk. Pintu setengah terbuka. Dari dalam terdengar suara air dituangkan dan langkah halus di...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 53 – Pertemuan Agung Sedayu dengan Kyai Bagaswara

kibanjarasman
Ada sedikit perubahan pada garis wajah Agung Sedayu. Yah, dia sudah mengetahui upaya jahat yang dilakukan oleh orang-orang Raden Atmandaru. Dia pun sudah menimbang segala...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 52 – Kembalinya Agung Sedayu ke Sangkal Putung

kibanjarasman
Sesaat dia berhenti, kemudian berkata lagi, “Ketika keadaan agak tenang dan perhatian mengarah pada satu gelanggang, seseorang muncul lalu bersikap seperti pahlawan.” “Bicara tentang Dusun...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 51 – Tahanan Bebas Berbuat di dalam Barak Pasukan Khusus

kibanjarasman
Ki Garu Wesi tidak menyahut. Hanya lengannya yang terjulur menerima mangkuk dari Ki Prana Aji. Demikian pula Ki Prana Aji yang seperti lupa cara menjawab...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 50 – Keresahan di Barak Pasukan Khusus

kibanjarasman
“Apakah ada kabar baru dari Dusun Benda?” tanya Ki Demang Brumbung dengan senyum meski kepalanya menggeleng. “Seharusnya kita sudah menerima laporan dari sana pada pagi...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.