Kekacauan semesta mulai mereda dan semakin reda seiring matahari yang menggelincirkan diri di balik mendung yang tipis bergantungan pada kaki langit. Dengan sorot mata tajam, Pangeran Tawang Balun me...
Bila untuk menggilas Sangkal Putung dan semua yang berada di dalamnya, aku sepakat dengan pendapatmu...
Pralaya sepertinya sedang memanjangkan kuku setajam pedang yang siap mencabik badan kapal-kapal perang. Pralaya seperti sedang bergelap mata ketika sepasang sayapnya mengepak sangat kuat dan begitu he...
Gagak Panji menggerakkan sepasang lengan dengan lambat. Permukaan air mulai bergelombang seperti sedang ditekan oleh kekuatan dahsyat yang tidak terlihat! Sementara Raden Trenggana sedang menghimpu...
Namun perbedaannya adalah Raden Mas Jolang memburu dan menangkap kidang, sedangkan kita memburu kepalanya....
Gagak Panji tidak menjawab. Ia sadar bahwa ia bukan orang yang mudah menurunkan tangan kejam. Namun, memang lebih baik diam sehingga tidak ada sentuhan tajam yang dapat melukai hati Raden Trenggana....
Mendadak serombongan peronda muncul di tanah lapang. Mereka menebar pandangan ke segala arah. Terdengar salah seorang mereka bertanya pada yang lain....
Mengakhiri segalanya dengan pertumpahan darah. Dalam satu bagian, mereka sepakat mengenai tentang ketenangan dan kedamaian di seluruh wilayah Demak....
Malam telah mengapung sejauh seperempat bagian menjelang tengah malam pada saat Sukra melintasi bukit yang pertama. Ia berhenti sejenak, memanjat pohon dengan harapan dapat melihat cahaya obor yang di...


