Sebenarnya, Gagak Panji dan Raden Trenggana nyaris sama-sama menderita luka dalam yang parah bila tidak segera membongkar pertahanan masing-masing....
Kesenjangan terlalu lebar bila dibandingkan dengan para pemimpin satuan-satuan perang yang terhimpun dalam pasukan Raden Atmandaru....
Meskipun Semambung mempunyai kemampuan yang mengerikan, namun menyaksikan tandang Raden Trenggana, karib Gagak Panji itu merasa kemampuannya masih seujung jari pemimpin Demak....
Mereka pernah menjadi saksi ketinggian ilmu Raden Trenggana ketika Blambangan mengambil bagian dalam penaklukan yang dilakukan Demak. Maka rasa cemas pun menghantui perasaan prajurit Blambangan....
Mpu Badandan tidak melewatkan pertarungan sengit yang belum tentu terulang dalam satu dasa warsa ke depan. Ia menilai Gagak Panji berada di dalam kesulitan mengobrak pertahanan Raden Trenggana yang sa...
“Oh, jadi Kinasih ini mungkin murid Nyi Ageng Banyak Patra?” Namun Pandan Wangi menyimpan pertanyaan itu di dalam hatinya. Lalu, dengan wajah yang penuh garis-garis ketegasan, Pandan Wangi menunggu ke...
Raden Trenggana melenting tinggi, melampaui ujung lancip kapal yang menjulang dan berada pada bagian terdepan. Sebelah tangannya mengembang.......
Wajah Gagak Panji belum menampakkan kelelahan, begitu pula Raden Trenggana. Ribuan pasang mata mulai mengendurkan saraf-saraf yang tegang,...
“Dulu aku sering bertengkar dengannya tentang sebuah siasat atau gerakan. Sekarang, aku benar-benar harus menghadapinya sebagai seorang senapati,” ucap lirih Raden Trenggana....


