“Seperti apakah laporan dari petugasmu, Agung Sedayu?” Pertanyaan Untara terdengar seperti sabetan benda tajam yang menggores jantung Agung Sedayu. Saat itu ia merasa sulit membedakan...
Agung Sedayu hampir menitikkan air mata. Kenangan itu sangat sederhana. Ia tumbuh tidak dalam buai kemewahan. Agung Sedayu menjadi lelaki yang tidak berkawan erat dengan...
Di pinggiran jalan yang menjadi jalur menuju rumahnya, Agung Sedayu terpaku melihat pemandangan yang aneh menurutnya. Ia menyaksikan kobaran api yang tengah bergolak pada sebuah...
“Swandaru!” teriak Agung Sedayu. Ia mencoba mencari jejak yang dikiranya dapat memberi terang untuk menelusuri keadaan adik seperguruannya. Ia berloncatan, hilir mudik, ia kehilangan pegangan!...
Dua murid utama Kiai Gringsing dengan wajah tegang semakin jauh meninggalkan pedukuhan induk. Mereka berdua berharap bahwa kemungkinan buruk yang telah dipikirkan Agung Sedayu tidak...
“Kakang, pasukan khusus tentu mempunyai orang-orang yang cukup mapan dalam tugas sandi. Sementara para pengawal Tanah Perdikan telah berada dalam lapis yang sama dengan...
Agung Sedayu masih belum dapat menduga maksud Ki Tunggul Pitu. Namun kemudian ia melambai memanggil seorang pengawal. Agung Sedayu membisikkan satu dua patah kata yang...
Satu demi satu pengikut Ki Garu Wesi pun roboh, namun para pengawal Menoreh meskipun menderita luka-luka akibat girensan senjata masih berusaha keras memberikan perlawanan. Bantuan...
“Bagus, Sukra!” tiba-tiba terdengar orang berkata dari belakang mereka. Anak-anak muda pengawal Tanah Perdikan cepat memutar badan dengan senjata terhunus. Mereka melihat seseorang dalam gelap...
Pada saat Tanah Perdikan Menoreh tengah dilanda kebakaran dan Sangkal Putung dalam keadaan kosong, Sayoga harus meladeni dua orang pengikut Raden Atmandaru yang berilmu tinggi....
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.