“Kau dapat dengan mudah menyingkirkan mereka,” orang kurus itu membantah. “Itu menurut dugaanmu dan aku dapat pastikan engkau telah berpikir salah. Ki Sanak, tanpa rencana yang masak maka kau akan keh...
Pertempuran keduanya menjadi semakin hebat dan dahsyat. Dengan cepat keduanya beranjak menuju puncak ilmu masing-masing sehingga mereka telah tenggelam dalam perhatian untuk mengembangkan arus seranga...
Namun dalam waktu yang sama, lurah prajurit ini semakin dekat membawa kematian bagi Toh Kuning. Tubuh lurah prajurit telah terbungkus rapat oleh gulungan pedang. Ia harus secepatnya mengakhiri perlawa...
Tak butuh waktu yang lama bagi Mpu Gemana untuk mengukur kekuatan Bondan. Serangan Mpu Gemana kembali melanda Bondan . Kedua ujung senjatanya bergantian saling mematuk dan menyengat. Hingga pada satu ...
Kemudian, “Di manakah Gumilang?” Bondan bertanya. “Gumilang bermalam di rumah paman Benawa,” jawab Sela Anggara. Bondan manggut-manggut mendengarnya. Kemudian mereka saling bercerita tentang babak-bab...
Sampar mencoba mengejar namun kini ia telah menyadari bahwa anak muda yang dikejarnya bukan pemuda biasa. Prana Sampar yang bernafsu untuk membunuh Bondan pun tiba-tiba disergap keraguan.Meski begitu,...
“Benarkah itu?” seru lurah prajurit tidak percaya. Di tengah desing dan sambaran senjata, ia berkata, ”Aku menyesal telah mendengarkanmu, Anak Muda. Aku benar-benar terperdaya oleh sikap manismu, maka...
“Ki Lurah.” Toh Kuning melangkah mendekati para prajurit. ”Larangan itu membuat kami yang terbiasa melakukan perjalanan jauh untuk banyak keperluan merasa seperti diawasi. Paugeran itu seperti membuat...
Jarak Jalur Banengan sebenarnya cukup jauh dari Alas Kawitan, tetapi Toh Kuning menempuh jalan pintas. Jika seseorang berkuda ketika matahari terbit dengan kencang tanpa henti, maka biasanya ia akan t...


