Kelas Prosa Liris Kepak Sayap Angsa. Satu daya cipta di tengah kesibukan dalam mengerjakan tugas bacaan. Saya perkenalkan, Dyna Fatmawati, penulis tiga paragraf selanjutnya ======= Ia mengatakan, “Cin...
Bersama Sari Aryanto, Srikandi dari lembah Bengawan Solo. ======= Ia mengatakan, “Cinta yang terpatri pada batu candi, akan tergerus oleh hujan. Dan cinta yang dipahat pada setiap jengkal bagian langi...
Ia bernama Mey Ameyda dalam pena. Berkata kepadaku tentang membaca. Dan inilah : ========= Ia mengatakan, “Cinta yang terpatri pada batu candi, akan tergerus oleh hujan. Dan cinta yang dipahat p...
Bersama salah seorang peserta Kelas Prosa Liris Kepak Sayap Angsa. Satu daya cipta di tengah kesibukan dalam mengerjakan tugas bacaan. Saya perkenalkan, mbak Alin, ======= Ia mengatakan, “Cinta ...
Tanpa sunting..Berlangsung begitu saja..Alamiah.. ===== Jilat api tak mampu gapai kulit pohon talok.. Percik api melejit rendah bagai kunang-kunang.. Kalimat elok bukan aksara tak berbalok.. Ia meliuk...
Tak mudah terbakar. “Aku gelisah”, ucapnya ketika rusa menelannya bulat-bulat. Aku bukan pencabut nyawa. Riang manusia melukis tubuhku. Bahkan mereka mengandalkan aku saat musim hujan tiba...
Judul : Kala Abang Terbenam (Karya keroyokan oleh serombongan orang kemalalman dalam Kelas Prosa Liris. Kelas handal yang diselenggarakan oleh Wonderland) Mentari setapak menuruni lereng cakrawala.. I...
Wahai Penebar Madu Setangkup rindu Semekar buai Kembang bersama sukma Semerbak jiwanya Hidup dalam lekat nafasku Karena dia Emakmu Emakku Mamamu Mamaku Ibumu Ibuku Tak ungkap kata Tak bicara aksara Pe...
Lampu jalan memanjang tak terang. Sudut kota dipenuhi kerlip kunang-kunang. Redup lampu belakang motor di depan seolah berkata padaku, “Tidakkah kau teringat padanya?” Aku alih pandang. Me...


