0%
Still working...

Langit Hitam Majapahit – Kilas Balik Bab 1 Ketika Ketenangan Majapahit Dikoyak Perburuan Berdarah

Dilihat 9 kali

Perjalanan menuju kotaraja seharusnya hanya menjadi langkah biasa bagi Bondan Lelana—seorang anak muda dari Pajang yang ingin kembali menjejak tanah kenangan. Namun di tepi Sungai Brantas, takdir membuka pintu yang berbeda. Sebuah perahu yang berguncang, denting senjata yang memecah pagi, dan pertarungan hidup-mati mempertemukannya dengan seorang pembunuh berbahaya bernama Prana Sampar. Ketika seorang prajurit Majapahit tumbang di hadapannya, Bondan dihadapkan pada pilihan yang tak pernah dia inginkan: pergi dan melupakan, atau ikut menanggung akibat dari kematian yang bukan urusannya.

Tetapi kematian itu ternyata bukan sekadar perkelahian di tepian sungai. Di jantung Majapahit yang tampak damai, bara konflik diam-diam menyala. Pembunuhan seorang mantri, jejak senjata rahasia, intrik para bangsawan, serta bayangan kelompok gelap yang bergerak di balik layar menyeret Bondan masuk semakin dalam. Setiap petunjuk justru membuka rahasia baru, dan setiap langkah menuju kebenaran mempertemukannya dengan orang-orang yang lebih berbahaya dari yang pernah ia bayangkan.

Menuju Kotaraja adalah awal dari kisah silat berlatar Majapahit yang memadukan pertarungan, intrik kekuasaan, pengembaraan, dan pergulatan batin seorang pendekar muda. Sebab terkadang, lawan paling sulit ditaklukkan bukanlah orang yang berdiri di depan kita—melainkan suara di dalam diri sendiri.

 

 

Secangkir Kopi

Bagi para budiman dapat mengoleksi novel pdf “Langit Hitam Majapahit”, dengan investasi Rp75.000. Kerelaan Anda memberikan kontribusi dengan cara membeli karya kami berarti turut menjaga keberlangsungan blog ini tetap dapat diakses secara gratis.

Tata gerak perolehan:

BCA 822 05 22297

BRI 31350 102162 4530 atas nama Roni Dwi Risdianto.

Konfirmasi transfer mohon dikirimkan ke Ki Demang Brumbung di SINI

Beriringan dengan itu, bagi sedulur yang membutuhkan file kemasan PDF Kitab Kyai Gringsing 1-5 agar lebih nyaman dibaca secara offline, silakan langsung menghubungi Ki Demang Brumbung di SINI

Matur nuwun

 

 

error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.