Prosa Liris

Liris : Keranda Cinta Bersama Pearl Angels

Bumi Serpong Damai membawa pesan. Pearl. Berbagi tentang cinta.

========

Ia mengatakan, “Cinta yang terpatri pada batu candi, akan tergerus oleh hujan.

Dan cinta yang dipahat pada setiap jengkal bagian langit, tak akan runtuh oleh air hujan.”

Para pengembara menulis cinta pada lembar dedaunan dengan tinta yang merintih. Mereka mengatakan bahwa waktu tak cukup tangguh menahan laju cinta yang layu. Mereka tertawa dalam semesta yang diabaikan oleh cinta.

Pada hati bekumu, kucoba memahat aksara cinta di tiap jengkal terjalnya dinding hati.
Menunggu saat sebuah sakral memanggilnya.

Mengutarakan belitan rindu pada reranting rasa yang kian menjalar ke seluruh badan jiwa.

Tembang-tembang asmara meneriakan rayuan mesra penuh cumbu mendobrak belenggu pintu-pintu hasrat yang tersekat di jagad raya.

Kisah Terkait

Kumpulan Kisah Pendek “Antara Takdir dan Nelangsa”

admin

Liris : Belantara Mumet

admin

Liris : Es Tinta? Sungguh Terlalu!

admin

Leave a Comment

error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.