Pasukan Ki Tumenggung Nagapati akhirnya tiba di luar batas Pajang setelah meninggalkan kotaraja dalam keadaan kalah, letih, namun belum kehilangan harga diri. Mereka adalah orang-orang yang tetap seti...
Ketenangan Sumur Welut terusik oleh gelombang perampokan yang kian berani dan terorganisir. Ki Lurah Guritna, perwira Majapahit yang bertugas di wilayah itu, mulai mencurigai bahwa para penyamun ini b...
Malam yang Membawa Kabar dari Pajang Di bawah remang senja, dua utusan dari Pajang datang tergesa menuju kotaraja, membawa pesan yang tidak biasa dari Resi Gajahyana. Kedatangan Ki Swandanu dan Ki Han...
Perjalanan menuju kotaraja seharusnya hanya menjadi langkah biasa bagi Bondan Lelana—seorang anak muda dari Pajang yang ingin kembali menjejak tanah kenangan. Namun di tepi Sungai Brantas, takdir memb...
Tungku yang setia dan rela menerima panas yang ditimbulkan api menjadi sindiran bahwa kesetiaanku padanya ternyata dapat luntur karena gejolak sesaat. Tungku itu berkata padaku, “Bilakah kau dap...
Aku tapaki lagi tangga-tangga stasiun. Aroma bermacam-macam terendus indra penciuman. Bau keringat para budak korporat bercampur pengharum badan pun silih berganti melintasi hidungku. Ditambah aroma m...
Sebelum melanjutkan yang aku ketahui mengenai apa dan bagaimana bapak pada zaman perang, aku sisipkan kisah dari kakak perempuanku yang pertama, Mbak Suci. Mbak Suci yang lahir pada 6 Desember 1928 s...
Keadaan di sekitar lingkunganku belum dapat dikatakan aman dan sejahtera ketika Jepang memulai serangan pada negeri Hindia Belanda. Aku lahir sewaktu bapakku yang bernama Ahmad Salim Ronodipoero beker...
Aku adalah Pejuang! Namaku Naya, siswa kelas 6 SD yang tinggal di salah satu pelosok negeri. Tepatnya di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Pagi ini, sama ...







