Langit Hitam Majapahit

Bondan – Langit Hitam Majapahit 4

Bondan tidak menyahut.  Ia sadar sepenuhnya bahwa orang yang sedang menyerangnya ini benar-benar ingin menghabisi dirinya. Dan jika melihat luka di dada Wiratama maka jelas terlihat kekuatan sesungguhnya dari penyerangnya ini. Namun begitu Bondan belum memutuskan untuk melawan atau segera melepaskan diri dari perkelahian. Meski akhirnya, untuk sementara ini, ia ingin menjajaki kemampuan bertarung dari […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 6

Meskipun seorang prajurit telah roboh, lurah prajurit itu masih mencoba mencegah terjadinya pertempuran yang lebih luas. Ia berseru, “Jangan serang kami! Jangan coba menghalangi kami melakukan tugas!” Tetapi pada saat itu ia harus meloncat surut menghindari sabetan pedang yang menyambar keningnya. Dan kemudian para prajurit Kediri harus mengangkat senjata untuk mempertahankan diri. Mereka tidak dapat […]

Langit Hitam Majapahit

Bondan – Langit Hitam Majapahit 2

Pada siang itu, orang yang berseragam prajurit mulai menata gerak persiapan untuk menyerang sambil berkata, ”Sampar, urusan ini tidak akan berhenti di sungai ini. Engkau akan menyesali perbuatanmu itu!” Sambil menggeram Prana Sampar menerjang maju, mendahului lawannya sambil melontarkan serangkaian pukulan. Wiratama masih sanggup menghindar dan  ia membalas serangan Prana Sampar tak kalah garang. Wiratama […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 5

“Ki Lurah, aku mohon kepadamu dengan permintaan yang benar-benar berasal dari hatiku,” berkata Toh Kuning mencoba merayu lurah prajurit. Ia menangkup kedua telapak tangannya, “Ki Lurah, tentu akan menjadi perbuatan yang baik jika Ki Lurah memberi perintah anak buahmu untuk membiarkan kawan-kawanku ini tetap bermalam di tepi telaga. Kami bukanlah orang jahat dan bukan orang […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 27

Seiring dengan terurainya cambuk Swandaru yang membelit salah satu senjata Ki Suladra, secara mendadak Ki Suladra menjulurkan tumitnya, melakukan gerakan memotong dari bawah ke atas, mengarah pada bagian kepala Swandaru. Ia seperti memang menunggu Swandaru  sedikit mengendurkan serangan! Nyaris bersamaan dengan tendangan menyilang, Ki Suladra masih mampu  menyusulkan satu serangan melalui mata rantainya. Swandaru harus […]

Langit Hitam Majapahit

Bondan – Langit Hitam Majapahit 1

Kisah ini merupakan jilid pertama yang dahulu berjudul Bondan dan Ki Cendhala Geni.  Setelah melakukan pembenahan isi, Padepokan Witasem meluncurkan ulang melalui penerbit yang berbeda. Perbaikan ini tidak mengubah banyak bagian, tetapi perbaikan kata dan kalimat serta beberapa tambahan yang tidak menyimpang dari cetakan terdahulu. ******** Awan tipis berarak seperti kabut putih yang perlahan terhembus […]

Kidung Wit Asem

Liris : Rapuh

Aku menggerogoti hati dan pikiranmu. Tubuhmu lemah saat aku hadir dalam hidupmu. Engkau tidak bisa marah, hanya diam. Tidak melakukan apapun. Kosong. Gelap. Duduk diam. Tepekur di ujung kamar gelap. Menundukkan kepala. Matamu basah. Engkau kebingungan. Semuanya terasa tidak benar. Kau merasa tersisih dari kehidupanmu. Perasaan tidak diinginkan dan tidak dibutuhkan. “Mereka tidak menginginkan kehadiranku,” […]

Kidung Wit Asem

Liris : Butha Cakil

Butha Cakil namaku. Aku memang dari bangsa raksasa. Cara hidupku nyleneh, bebas tanpa aturan. Sebab seperti itulah cara aku dibesarkan. Tapi sebagai prajurit aku adalah yang terbaik di antara yang terbaik. Jika raja berkata, “Perang!” Maka aku akan berada di garis depan bersiap dengan segenap jiwa raga. Mati aku sama sekali tak takut! Itu keistimewaan […]

Kidung Wit Asem

Liris : PERJUANGKAN AKU

Ah, kau pasti tidak tahu bahwa aku selalu menemani. Aku tampak sulit untuk diraih karena kau meragukan kehadiranku. Lihat aku di dalam hatimu! Bertemanlah denganku. Aku bukan Butha Cakil yang memberi rasa takut padamu. Aku memberikan rasa lega. Lepas dari semua beban yang menghimpit. Aku, kebebasan. Selalu ada dalam hidupmu, untuk kau perjuangkan.   Wimala […]