Prosa Liris

Liris : Senja di Batas Kubur

Bagaimana keadaanmu?

Baik.

Penamu?

Baik.

Rasamu?

Baik.

Siapakah aku?

Tidak tahu.

Mereka berbeda pendapat mengenai diriku. Yang bertanya tidak lebih baik dari yang di depannya. Mereka mendengar kata ‘gelap’ dan mereka masih berbantahan.

Mengatakan “benderang” kemudian mengibarkan panji untuk berperang.

Aku adalah pendengar yang bertanya. Aku adalah pembicara yang mendengar.

Kisah Terkait

Bahagia

Dahlina zul

Liris : Rapuh

wimala

Liris : Kala Baitul Makmur Terguncang

admin

Leave a Comment

error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.