Di lereng Gunung Arjuna, terdapat sebuah jalur perdagangan tua yang menghubungkan kekuasaan, emas, dan kematian. Jalur Banengan.
Para saudagar melintasinya dengan pengawal bersenjata. Namun kabut pegunungan menyimpan ancaman yang tidak tercatat dalam hukum Kerajaan Kediri.
Silakan pula menjelajah Toh Kuning
Di sanalah Ken Arok muda hidup bersama Toh Kuning—menguasai hutan, membaca ketakutan manusia, dan menjadikan Alas Kawitan sebagai wilayah bayangan.
Mereka bukan sekadar perampok. Mereka adalah pertanda lahirnya kekuatan baru.
Ketika iring-iringan dagang Ki Jawani memasuki Jalur Banengan, sebuah kepungan mulai menutup perlahan dari balik pepohonan. Dan malam itu, sejarah bergerak menuju arah yang tak pernah diduga ditulis dan diungkap oleh para resi.
Dapatkan novel ini, jadikan koleksi karena benar-benar menambah wawasan dari banyak sudut pandang.
Pembayaran transfer bank BCA 822 0522 297 atas nama Roni Dwi Risdianto. Konfirmasi transfer mohon dikirimkan ke SINI
Sertakan pula akun gmail Anda sebagai syarat untuk dapat memasuki pustaka digital Padepokan Witasem. Di sana, Anda dapat membaca pula kisah yang lain secara offline atau gratis mengunduh.
Bila tidak, Anda pun masih dapat membaca kisah legendaris ini, di blog ini, tanpa biaya.
Rahayu
