Langit Hitam Majapahit

Bondan – Langit Hitam Majapahit 3

Menyaksikan Wiratama terpental jatuh ke dalam sungai dengan air berwarna coklat, Bondan melayang secepat anak panah menyambar Wiratama yang hanyut oleh aliran sungai. Dengan menginjakkan tapak kakinya ke permukaan air, Bondan kembali mengapung di angkasa menuju  perahu  dan segera memeriksa keadaan Wiratama. Ia membuka baju yang menutup dada Wiratama dan tampak warna kebiruan berbentuk telapak […]

Kidung Wit Asem

Liris : Kong, Aku Jack Sparrow!

“Aku terima tantanganmu!” Lantang aku berkata sambil menepuk dada. Pendekar Rajawali melambaikan tangan, hingga hanya punggung yang terlihat olehku. Tak seorang pun boleh meremehkan aku. Dilahirkan sebagai anak dari Edward Teague, aku menyandang nama Jack Sparrow. Kalian tak mengenal nama itu? Keterlaluan! “Mas Jack, ke mana kita akan menetapkan tujuan pertama untuk mencari pedang Cortes?” […]

Langit Hitam Majapahit

Bondan – Langit Hitam Majapahit 1

Kisah ini merupakan jilid pertama yang dahulu berjudul Bondan dan Ki Cendhala Geni.  Setelah melakukan pembenahan isi, Padepokan Witasem meluncurkan ulang melalui penerbit yang berbeda. Perbaikan ini tidak mengubah banyak bagian, tetapi perbaikan kata dan kalimat serta beberapa tambahan yang tidak menyimpang dari cetakan terdahulu. ******** Awan tipis berarak seperti kabut putih yang perlahan terhembus […]

Bara di Borobudur

Bondan – Bara di Borobudur 12

“Ki Ragapadma, aku mempunyai penalaran yang sama denganmu. Akan tetapi aku tidak dapat berbuat lebih jauh mengingat Ki Nagapati juga mempunyai jasa besar dalam membantu Sri Kertarajasa Jayawardhana.” “Bukan Ki Nagapati, saya tidak berkata dengan sebuah nama sebagai acuan. Tuanku! Lembu Sora tidak dapat dihubungkan dengan Ki Nagapati.” Raut wajah Ki Ragapadma sedikit mengeras. Rona […]

Bara di Borobudur

Bondan – Bara di Borobudur 11

Sejenak mereka berdiam diri dalam angan masing-masing, kemudian seorang yang bertubuh agak gemuk memasuki ruangan. Sambil membungkuk hormat, katanya,” Ki Tumenggung Nagapati, saya belum mendapatkan kesempatan untuk mengatakan kepentingan Ki Tumenggung. Agaknya baru menjelang senja kesempatan itu akan tiba.” Ia mengenalkan dirinya sebagai lurah prajurit yang sedang berjaga, ”Saya adalah Ki Lurah Wanabaya.” Ki Nagapati […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 8

“Kau berhasil mendapatkan kitab itu!” seru kegirangan Ki Tunggul Pitu, bahkan ia nyaris berloncatan riang seperti anak kecil sebelum Ki Garu Wesi menggamit lengannya. “Inilah kita pada sore ini,” sahut Ki Hariman seraya melangkah lebar mendekati dua orang kawannya. Ki Tunggul Pitu yang hampir tak dapat mengendalikan diri bergegas maju menjulurkan tangannya ingin memegang kitab […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 6

“Aku tidak akan memberi kalian satu kemudahan,” lengking Sayoga sambil memutar pedang kayu bergulung-gulung menutup seluruh bagian tubuhnya,”Bahkan, kalian tidak akan pernah dapat bertemu kembali dengan pemimpin kalian.” “Tentu ini akan menjadi peristiwa yang menyenangkan,” sahut Ki Malawi memapas serangan Sayoga,”Melihatmu menggeliat dan meronta akan membuat pekerjaan ini semakin menantang.” Buas sorot mata Ki Malawi […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 5

Sayoga yang menyimpan karunia terpendam dalam dirinya segera menyesuaikan diri dengan gelombang serang berbahaya dari Ki Sarjuma serta Ki Malawi. Walaupun ia tidak memiliki ilmu selain Serat Waja dan hanya menerima turunan dari perguruan ayahnya, tetapi Sayoga mampu mengembangkan dan menjadikan keduanya berpadu. Gerakan Sayoga menjadi sulit diduga sekalipun pijak kakinya masih belum beranjak dari […]