Tag : kitab kyai gringsing

Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 111 – Swandaru vs Agung Sedayu! Duel Tak Terhindarkan!

kibanjarasman
Benturan yang berulang-ulang membuat hawa panas itu berhamburan dengan kecepatan yang sulit dimengerti. Rambatan hawa panas itu mampu mencapai  Ki Demang Brumbung dan Sayoga. Bahkan...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 110 – Undangan Pancuran Watu Item

kibanjarasman
Kekacauan di jalur selatan berkembang ke arah yang semakin nggrigisi. Selendang api itu kembali meraung. Lingkaran panas yang menyertainya semakin rapat, semakin berat. Setiap kibasan...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 109 – Amuk Swandaru Menguji Batas Nyawa

kibanjarasman
Pagi datang dengan aba-aba yang jelas. Ki Wira Sentanu menyeberangi kali ketika cahaya mulai cukup untuk melihat dasar arus. Kudanya menaiki lereng landai dengan tangkas....
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 108 – Perintah Pangeran Purbaya: Bayangi Agung Sedayu

kibanjarasman
Pada laga yang sedang berlangsung di jalur selatan, suasana tidak kalah mencekam dengan gelanggang Swandaru. Debu-debu dan butiran tanah yang padat terlontar karena getaran tenaga...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 107 – Rahasia dan Kemarahan yang Membakar Lereng Gunung Kendil

kibanjarasman
Pandan Wangi hampir saja terperangah mendengar nama Swandaru disebut sebagai pemimpin permukiman. Tapi ketahanan jiwani putri Ki Gede itu memang luar biasa. Keterkejutan itu sangkat...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 106 – Pandan Wangi vs Ki Kamejing: Siapa yang Lebih Unggul?

kibanjarasman
Di mana Ki Astaman? Yah, orang ini tidak melontarkan diri pada pergumulan hebat di halaman. Setelah berpisah dari Ki Garjita, Ki Astaman mengambil jalan memutar,...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 105 – Maut di Jalur Selatan Lereng Kendil

kibanjarasman
Laskar gabungan yang dipimpin Pandan Wangi di sayap timur mulai berhasil mendesak mundur orang-orang perguruan bayangan. Pasukan ini bertarung dengan cara yang telah menjadi napas...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 104 – Swandaru Mengamuk! Duel Memperebutkan Kitab Kyai Gringsing Akhirnya Meledak

kibanjarasman
Pada bagian depan atau di dekat regol permukiman, Ki Wedoro Anom melangkah masuk, menyaksikan pertempuran lebih dekat. Dia berdiri beberapa langkah dari pinggir tanah lapangan...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 103 – Pandan Wangi Datang Membalikkan Keadaan!

kibanjarasman
Perguruan di lereng Kendil. Langkah Ki Wedoro Anom terhenti beberapa tombak dari batas luar permukiman. Dia mengangkat tangan, memberi isyarat agar barisan berhenti. Derap kaki...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 102 – Perondaan Ketiga: Pertaruhan Besar Sedang Dimulai

kibanjarasman
Pada hari yang ditentukan oleh Ki Rangga Sanggabaya, di halaman timur, sejumlah prajurit berbaris rapi dengan senjata, panji dan rontek dalam genggaman. Mereka tidak lebih...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.