Orang Bodoh vs Orang Pintar

Sebuah analogi keliru atau mungkin sebuah perbandingan yang salah. Ketika orang bekerja di tempat yang terlarang, biasanya alasan yang digunakan adalah faktor kondisi. Biaya hidup menjadi faktor penyebab utama. Namun yang menjadi masalah adalah jika pembicara atau dai hanya menganjurkan takwa, mohon ampun dab. Kemudian ia mengambil kisah dari kitab suci sebagai contoh. Begini, kisah... Continue Reading →

Simpang Menoreh – Panembahan Tanpa Bayangan 3

Sayoga telah memilih tempat yang tidak begitu jauh dari aliran parit yang agak lebar. Agaknya Ki Wijil mulai menempatkan Sayoga sebagai pimpinan rombongan dengan bertahap. " Apakah ayah keberatan jika kita bermalam di tempat ini?" " Tidak. Kami akan mengikutimu," tegas Ki Wijil dengan lembut. Dibantu ayahnya, Sayoga mulai membersihkan lokasi yang akan menjadi tempat... Continue Reading →

Sebuah Tempat Ibadah

Semua itu bagaimana niatnya.. Masjid, gereja, pura dan tempat2 ibadah yg lain jika dimanfaatkan sebagai tempat maksiat ya jadilah ia sebagai tempat maksiat.. Apabila kita berdzikir di tengah lokalisasi, di kerumunan pasar atau diskotek ya jadilah hati itu sebagai tempat ibadah.. Dan jika diskotek serta bangsanya dijadikan masjid ya berubahlah mereka sebagai tempat ibadah.. Tempat... Continue Reading →

Simpang Menoreh – Panembahan Tanpa Bayangan 2

"Marilah kita pergi dari sini sebelum orang-orang menaruh kecurigaan," kata Ki Wijil, kemudian ia melanjutkan," sebaiknya kita melihat-lihat tempat yang lan." "Pasar," Sayoga berkata. Nyi Wijil tersenyum mendengarnya, Sayoga yang menoleh ke arahnya kemudian," kita belum makan sejak malam hampir berakhir." Ketiganya lantas meghentak lambung kuda dan Ki Wijil memberi tanda untuk berbelok arah kiri.... Continue Reading →

Simpang Menoreh – Panembahan Tanpa Bayangan 1

Ketiga orang itu berjalan dengan pandang menebar sejauh mata memandang. Tampak hamparan padi yang mulai berbulir kekuningan. Sementara sinar matahari masih di ambang batas cakrawala, butiran berkilauan tertimpa sinarnya. Iring-iringan pedati melintas di jalan yang sudah agak dipadatkan. Beberapa bagian memang belum mendapatkan perhatian, namun itu tidak menghalangi para saudagar untuk melakukan kegiatan. Setelah melewati... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑