Padepokan Witasem
Home Page 2
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered 86 – Randulanang

kibanjarasman
Swandaru memandang wajah Raden Atmandaru dengan bibir mengatup rapat. Meski tatap matanya bersorot tajam tetapi tidak sesuatu pun yang dapat ia perbuat. Pengalih semangat yang
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered 85 – Randulanang

kibanjarasman
“Kembalilah, Raden, Saya minta Anda untuk kembali!” seru Ki Tunggul Pitu dengan suara lirih. Ia dapat melihat perubahan dengan membaca air muka Panembahan Tanpa Bayangan
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered 84 – Randulanang

kibanjarasman
Mereka masih duduk berdekatan. Bertiga tetapi hanya dua orang yang menggetarkan tenaga cadangan yang terpendam di balik tubuh wadag. Ki Sekar Tawang dan Raden Atmandaru
Bab 15 Pertempuran Hari Kedua

Pertempuran Hari Kedua – 16

kibanjarasman
“Aku belum berkata apa-apa dengannya,” jawab Ken Banawa. “Tetapi ia adalah saudara Gumilang,” kata Gajah Mada, ”boleh jadi Bondan pernah membicarakan itu dengan saudara-saudaranya.” “Kemungkinan
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered – 83 Randulanang

kibanjarasman
Kebekuan merambat pelan secepat bekicot menyusur dahan basah di permukaan tanah. Sekilas rencana itu terdengar begitu gagah dan berani, tetapi Ki Sekar Tawang mengingatkan lelaki
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered – 82 Randulanang

kibanjarasman
Kemudian mereka berbicara tentang banyak hal. Mereka lakukan itu untuk mengalihkan penat yang membelit pikiran dalam waktu cukup lama. Bertalu-talu suara kentongan membelah malam, bersahutan