Gelayut Aku mengayun rindu ketika melihat lentik jemarimu. Terlukis dua atau tiga angsa di bawah tirai pipimu. Aku berkata padamu, “Jangan engkau tinggalkan sepi. Kesunyian...
Mempertaruhkan hal berharga dalam judi adalah kepuasan. Kekalahan lawan merupakan harap yang tak pernah pudar. Pada sosok jelita, bermata indah itu aku telah pasungkan jiwa,...
Sebagai bagian usaha memajukan budaya baca tulis, Kepak Sayap Angsa mengadakan kegiatan bersifat terbuka. Menulis sebuah prosa liris berbahan latar cinta tak dipandang mata. Penting...
Kematian bukan satu perpisahan yang aku takutkan. Aku tidak melihatnya sebagai pemisah kehidupan. Itu adalah pemikiran dari orang-orang yang menyerangku di pelaminan. Benar, aku menjadi...
Ini tulisan saya. Ketika seseorang bertanya tentang tulisan pertama saat belajar pada guru terbaik. Sekitar tahun 1985. Nenek saya. Pithik Aku ini ayam. Warna...
Ia tertawa. Walau pedih hati, Sanumerta masih menebar rasa menyelimuti dadanya yang terluka. Berbicara dengan bau mulut yang luar biasa. Berjalan dengan aroma tubuh yang...
Aku, Bandung Bondowoso Aku jatuh cinta padanya sejak pandangan pertama. Namanya Roro Jonggrang, putri seorang raja raksasa yang telah menyerang kerajaan ayahku. Aku berhasil mengalahkannya....
Dia terbahak-bahak. Menggema. Menggetarkan pohon-pohon kering di pekarangan Pak Kemplo. “Eladalah (kata seru Jawa)! Tobat tobat!” seru Pak Kemplo berlarian dengan dua tangan memegang kening....
Wahai Penebar Madu Setangkup rindu Semekar buai Kembang bersama sukma Semerbak jiwanya Hidup dalam lekat nafasku Karena dia Emakmu Emakku Mamamu Mamaku Ibumu Ibuku Tak...
Lampu jalan memanjang tak terang. Sudut kota dipenuhi kerlip kunang-kunang. Redup lampu belakang motor di depan seolah berkata padaku, “Tidakkah kau teringat padanya?” Aku alih...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.