0%
Still working...

Penaklukan Panarukan – Pertarungan yang Membuka Alasan Brawijaya Menuju Puncak Lawu (Kilas Kisah Lembah Merbabu 5)

Dironda 33 kali

Pertemuan orang-orang berkepandaian tinggi seperti Ki Getas Pendawa, Ki Kebo Kenanga, termasuk pula Pangeran Parikesit, membawa persoalan lama kembali ke permukaan. Hampir semua yang terjadi pada masa kini ternyata mempunyai akar jauh ke belakang, bersinggungan dengan kesetiaan, pengkhianatan, dan perubahan besar yang pernah melanda tanah Jawa. Ingatan pun kembali pada pengejaran Prabu Brawijaya di lereng Lawu, Rakryan Luru Sumpil, serta Ki Jalak Pameling dan Ki Jalak Pati. Benturan di Padang Bubrah menjadi bagian dari sejarah yang terlupakan.

Pertarungan yang berlangsung di lereng Merbabu kemudian bukan sekadar benturan kekuatan. Ingatan terhadap kejadian puluhan tahun silam kembali mengemuka, memperlihatkan bahwa beberapa persoalan ternyata belum benar-benar berakhir dan masih meninggalkan jejak pada orang-orang yang hidup sesudahnya.

Pada saat bersamaan, keadaan di tempat lain berkembang semakin genting. Pergerakan sejumlah kelompok membuat jalur yang semula terpisah perlahan mengarah pada persoalan yang sama, sementara ancaman yang lebih besar mulai terasa kehadirannya. Adipati Pajang, Hadiwijaya, pun tak luput dari intai maut.

  • Lembah Merbabu terguncang, ilmu-ilmu langka terungkap dengan cara yang dahsyat!
  • Pertempuran ini akhirnya mengingatkan pada bagian malam saat pertengahan. dua atau tiga kelompok sudah berhadap-hadapan. Dari tempatnya mengamati, walau terasa janggal tapi Agung Sedayu menganggap siasat Sukra tergolong nekat saat berbantahan dengan seorang anak muda seusianya ketika ada Bara di Bukit Menoreh 8 merambat hingga Sangkal Putung.
  • Sedangkan Sukra telah memerintahkan agar pengawal lain menjalankan perintah Agung Sedayu di Agung Sedayu Terperdaya 17. Pada waktu itu waktu sudah tidak mengizinkan lagi untuk menyelonjorkan kaki. Seorang pengawal berkata, “Ki Rangga pasti telah mengetahui kejadian pagi ini. Sukra telah memerintahkan seorang dari kami untuk melaporkan pada beliau.” Lalu, apa lagi yang kita tunggu?

Related Posts

error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.