Tag : cerita silat Jawa Mataram

Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 77 – Burung Hantu yang Bernama Sekar Mirah!

kibanjarasman
Pada benturan-benturan berikutnya, kawanan penyerang Sekar Mirah mulai dapat mengembalikan keseimbangan. Benarlah yang diduga oleh Kyai Bagaswara bahwa sebagian kemampuan penyusup itu ada yang setara...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 76 – Putaran Tongkat Baja Sekar Mirah!

kibanjarasman
Sekar Mirah telah membuat keputusan penting! Sekar Mirah telah memilih tempat untuk mempertahankan kehormatan suami dan harga diri kademangan, serta keselamatan putrinya. Bila berkelahi di...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 75 – Mantra Penari Api

kibanjarasman
Salah seorang dari penyusup bergumam lalu berkata lirih pada dirinya sendiri, “Ternyata pekerjaan kita masih jauh dari kata selesai.” Ucapan itu rupanya dapat didengar oleh...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 74 – Sekar Mirah ; Dekapan di Ambang Kematian

kibanjarasman
Bunija yang melihat pergerakan kilat itu merasakan jantungnya berdetak lebih kencang. Hampir saja dia melupakan tugas utamanya karena terguncang dengan kecepatan para penyusup. Kyai Bagaswara...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 73 – Perisai Nyawa Sekar Mirah

kibanjarasman
Hingga pertengahan malam itu, sepertinya ada siasat lain yang belum diselesaikan oleh Ki Garu Wesi. Ataukah orang itu memang sudah membuat rencana susulan yang diyakini...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 72 – Prahara Watu Sumping: Akhir yang Sadis dan Ancaman di Balik Malam

kibanjarasman
Benturan keras kembali terjadi pada penghujung senja. Meski gelap belum sepenuhnya menebar jaring tapi pandangan anak buah Ki Malawi telah menjadi gelap seutuhnya. Senjata mereka...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 71 – Apakah Menjadi Laga Terakhir Swandaru?

kibanjarasman
Yang terburuk dari itu semua adalah pengambilalihan Kademangan Sangkal Putung menjadi milik Mataram sepenuhnya. Itu berarti keturunan Ki Demang Sangkal Putung tidak lagi berhak memimpin...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 70 – Harga Diri Swandaru

kibanjarasman
Terdengar hela napas panjang dari putra mendiang Panembahan Hanykrawati itu, lalu dia berkata lagi, “Itulah yang terpikirkan olehku. Bagaimana aku dapat menjawab pertanyaan Pangeran Purbaya...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 69 – Pertarungan Maut : Amuk Swandaru

kibanjarasman
Gejolak perasaan Swandaru pun akhirnya tiba di ujung batas. Ayunan cambuk kakak kandung Sekar Mirah ini semakin mengerikan. Dia melompat tinggi, melampaui kepala para pengeroyoknya....
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 68 – Swandaru Meledak di Watu Sumping

kibanjarasman
Perlahan-lahan Agung Sedayu meraba arah perkembangan dalam pikirannya.  Otaknya bekerja sangat cepat dan cukup keras ketika berusaha menggali sebab sehingga ada perubahan yang sedikit menyimpang...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.