Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 9

Perasaan lurah prajurit tergetar hebat melihat perubahan yang terjadi pada diri Toh Kuning. Betapa seorang anak muda yang bermanis muka ketika berbicara dengannya, kini telah berubah menjadi serigala haus darah. Sekujur tubuh Toh Kuning yang basah oleh darah dan bercampur keringat di bawah timpa remang cahaya menimbulkan kengerian bagi orang yang melihatnya. Senyum  ramah dan hangat […]

http://tagday.net/user/yohan.alexander-1647981852

Panembahan Tanpa Bayangan – Lawatan Menuju Demak

Perkenalan Sayoga dan kedua orang tuanya berangkat ke Demak untuk memenuhi undangan dari salah seorang teman dekat ayahnya. Dalam perjalanan, Sayoga dan kedua orang tuanya singgah di Pedukuhan Dawang. Mereka akhirnya melibatkan diri dalam sebuah persoalan yang disebabkan oleh seseorang yang mengaku sebagai ahli waris sah Kesultanan Pajang. Raden Atmandaru mengaku dirinya adalah putra Pangeran […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 27

Seiring dengan terurainya cambuk Swandaru yang membelit salah satu senjata Ki Suladra, secara mendadak Ki Suladra menjulurkan tumitnya, melakukan gerakan memotong dari bawah ke atas, mengarah pada bagian kepala Swandaru. Ia seperti memang menunggu Swandaru  sedikit mengendurkan serangan! Nyaris bersamaan dengan tendangan menyilang, Ki Suladra masih mampu  menyusulkan satu serangan melalui mata rantainya. Swandaru harus […]

Toh Kuning

Liris : Lagu Cadas Ken Arok

Mereka berkata buruk tentang diriku. Orang yang dikenang sebagai pembunuh dan menggasak istri orang. Mereka mengucapkan sesuatu tentangku dan Mpu Gandring. Mereka tidak mengenal Tunggul Ametung. Sedikit yang membencinya, termasuk aku. Karena dia, aku lebih berani pada Kertajaya. Meski mereka telah beranak pinak. Seperti lembu yang berkembang biak, tetapi aku adalah batu yang tak tergerus […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 17

Terang bintang tak mampu jangkau sekitar Kali Progo, bulan masih tampak setandan pisang di balik pepohonan yang rapat menutup tepi sungai.  Unsur-unsur gelap semakin berjejal rapat. Ki Suladra, sebagai orang yang dianggap sebagai pemimpin dalam kawanannya, menyadari ketinggian ilmu Swandaru akan semakin sulit dijangkau dan dihentikan. Tubuh Swandaru begitu ringan dan pergerakannya sulit ditangkap oleh […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 16

Terjadilah perubahan yang nggrigisi! Tandang Swandaru membuat kulit meremang orang yang menyaksikannya! Swandaru berubah menjadi banteng ketaton. Penuh tenaga, tak lagi ada rasa gentar karena percaya diri yang kuat. Ia merangsek, memecah dan menggedor dahsyat setiap orang. Meski mereka mengepungnya rapat! Swandaru yang tekun berlatih bersama istrinya, Pandan Wangi, serba sedikit menyerap ilmu pedang kembar […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 15

Rakit semakin mendekati wilayah berpasir tepi Kali Progo. Jarak telah terukur dan ditunjang pertimbangan yang matang, tiba-tiba Agung Sedayu berkelebat dengan ilmu meringankan tubuhnya yang luar biasa. Ia melayang rendah. Sejengkal di atas permukaan air dan itu telah cukup memadai memberi kejutan pada Ki Prayoga. “Wong edan!” umpat Ki Prayoga. Ia terlambat menyadari kelicinan siasat […]

Lanjutan Api di Bukit Menoreh

KKG – Jati Anom Obong 13

Para penggembala benar-benar menjadi gangguan yang rumit. Sulit dikendalikan oleh Ki Tunggul Pitu dan Ki Hariman meski mereka bergerak cepat. Kecepatan gerak dua orang berilmu tinggi itu dapat diimbangi kegesitan para penggembala yang mengetrapkan ajaran Ki Panuju dengan baik. Ganggu dan sembunyi. Empat prajurit Mataram bergantian menyerang Ki Hariman dan Ki Tunggul Pitu dari berbagai […]