Tag : kitab kiai gringsing

Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 7 – Agung Sedayu Melipat Senja

kibanjarasman
Menjelang senja hari delapan sejak kedatangannya, cahaya di jalan utama sudah kehilangan warna. Bangunan di belakang Agung Sedayu masih menyisakan bayang pintu ketika tubuhnya melesat...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 6 – Ki Argajaya Menemui Pangeran Purbaya

kibanjarasman
Riak di Gerbang Istana Dia bangun ketika embun masih menggantung di daun pisang, saat rumah-rumah di pedukuhan induk masih terkatup dan ayam baru sekali berkokok....
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 5 – Menari di Atas Kematian Ki Gede

kibanjarasman
Agung Sedayu Memahat Luka Sekar Mirah duduk beranda bangunan mungil yang terletak di belakang bangunan inuk kediaman Ki Demang Sangkal Putung. Di hadapannya, Kyai Bagaswara...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 4 – Kepercayaan yang Retak di Perbukitan Menoreh

kibanjarasman
Lidah Api di Bukit Menoreh Hari telah naik sepenuhnya. Kabut pagi menipis, membuka jalan-jalan setapak yang menghubungkan kediaman dengan lereng-lereng luar Bukit Menoreh. Di salah...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 3 – Menahan Dera di Menoreh

kibanjarasman
Kediaman itu terasa lebih sempit dari biasanya. Dinding-dinding kayu seakan menyerap duka, membuat udara di dalamnya berat dan enggan bergerak. Di luar, orang lalu-lalang dengan...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 2 – Pandan Wangi Gugat

kibanjarasman
Putri Ki Gede Menoreh ini memandang ke arah barisan pasukan, mencari satu wajah yang dikenalnya. Jika Agung Sedayu ada di sana, dia ingin melihat matanya—mencari...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 1 – Hari Ketujuh Kedatangan Agung Sedayu

kibanjarasman
Perbukitan Menoreh, seperti biasa, menyimpan setiap rahasia dengan rapi di balik setiap hutan dan bukit-bukit yang sunyi. Segenap isi Perbukitan Menoreh seakan sedang menahan napas....
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 124 – Jalan Pulang Sang Pemimpin; Selamat Jalan; Ki Gede

kibanjarasman
Malam belum juga surut ketika bunyi besi beradu menggema dari halaman luar kediaman Ki Gede Menoreh. Bukan satu titik. Bukan satu arah. Suara itu datang...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 123 – Keruntuhan Medan Utara

kibanjarasman
Dari arah belakang kediaman Ki Gede Menoreh Berulang-ulang mereka bersinggungan. Berulang kali pula terjadi adu kekuatan dalam batas-batas yang hanya mereka berdua saja yang mengerti....
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 122 – Bentrokan SIngkat Pasukan Berkuda

kibanjarasman
Regu pembunuh pilihan itu tak gugup dengan serbuan kilat pasukan khusus Mataram! Bahkan mereka menunjukkan ketenangan serta kematangan sebagai petarung yang teruji dalam berbagai medan...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.