Category : Kitab Kiai Gringsing

Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 12 – Kabut dan Desis Kali Tinalah

kibanjarasman
Hujan turun di wilayah penjagaan Ki Lurah Sora Sareh, sebuah hutan kecil di depan Dusun Benda. Tanah gelap menyerap air, daun-daun basah menahan bunyi. Kali...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 11 – Jaring Siasat Ki Patih Mandaraka

kibanjarasman
Kepatihan masih basah ketika pagi baru menyapa. Hujan sepertinya turun merata di banyak tempat dengan nada yang sama. Di dalam ruang tengah, Ki Patih Mandaraka...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 10 – Pertemuan Pandan Wangi dengan Ki Jayaraga

kibanjarasman
Hari ini, hari kedelapan yang berjalan pelan karena hujan. Di antara suara air, dengus napas, dan bisik yang setengah disesali, Tidak ada pengumuman yang memberikan...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 9 – Pandan Wangi Dilarang Melihat Jasad Ayahnya

kibanjarasman
Siang itu suasana pendapa Keraton tidak begitu ramai. Langkah para abdi dan punggawa seakan tertahan. Percakapan di antara mereka cepat diredam air yang turun tanpa...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 8 – Hari Kedelapan Kedatangan Agung Sedayu

kibanjarasman
Benturan itu meledak tanpa suara. Fajar di Menoreh tidak membawa terang, hanya mengubah hitam menjadi abu-abu yang lebam. Di jalur setapak yang melilit pinggang bukit,...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 7 – Agung Sedayu Melipat Senja

kibanjarasman
Menjelang senja hari delapan sejak kedatangannya, cahaya di jalan utama sudah kehilangan warna. Bangunan di belakang Agung Sedayu masih menyisakan bayang pintu ketika tubuhnya melesat...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 6 – Ki Argajaya Menemui Pangeran Purbaya

kibanjarasman
Riak di Gerbang Istana Dia bangun ketika embun masih menggantung di daun pisang, saat rumah-rumah di pedukuhan induk masih terkatup dan ayam baru sekali berkokok....
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 5 – Menari di Atas Kematian Ki Gede

kibanjarasman
Agung Sedayu Memahat Luka Sekar Mirah duduk beranda bangunan mungil yang terletak di belakang bangunan inuk kediaman Ki Demang Sangkal Putung. Di hadapannya, Kyai Bagaswara...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 4 – Kepercayaan yang Retak di Perbukitan Menoreh

kibanjarasman
Lidah Api di Bukit Menoreh Hari telah naik sepenuhnya. Kabut pagi menipis, membuka jalan-jalan setapak yang menghubungkan kediaman dengan lereng-lereng luar Bukit Menoreh. Di salah...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 3 – Menahan Dera di Menoreh

kibanjarasman
Kediaman itu terasa lebih sempit dari biasanya. Dinding-dinding kayu seakan menyerap duka, membuat udara di dalamnya berat dan enggan bergerak. Di luar, orang lalu-lalang dengan...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.