Tag : Menoreh Api di Bukit Menoreh

Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 81 – Ketegasan Sekar Mirah

kibanjarasman
Kyai Bagaswara tidak menyangka bahwa Swandaru ternyata tetap memaksakan  diri terlibat dalam perkelahian. Dengan pertimbangan tertentu, Kyai Bagaswara membuka ruang bagi Swandaru untuk melibatkan diri....
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 80 – Amuk Swandaru

kibanjarasman
Rombongan yang berjumlah belasan orang itu pun menyisir jalan utama pedukuhan. Swandaru tampak tidak tergesa-gesa tapi juga bukan dalam ketenangan. Dia berjalan seolah-olah Kademangan Sangkal...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 79 – Swandaru: Menuntaskan Dendam di Watu Sumping

kibanjarasman
Perubahan itu ditambah ketiadaan Ki Garjita membuat nyali pengikut Raden Atmandaru sempat menjadi ciut. Sebelumnya, mereka telah terbagi menjadi dua kelompok kecil. Sekarang mereka terpisah...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 78 – Lecut Ikat Kepala dan Desing Keris Kyai Santak

kibanjarasman
Pada halaman yang bersebelahan dengan bangunan induk, Kyai Bagaswara benar-benar telah berubah menjadi batu sandungan pertama yang sangat cadas. Kemampuannya berolah tangan kosong sangat sulit...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 77 – Burung Hantu yang Bernama Sekar Mirah!

kibanjarasman
Pada benturan-benturan berikutnya, kawanan penyerang Sekar Mirah mulai dapat mengembalikan keseimbangan. Benarlah yang diduga oleh Kyai Bagaswara bahwa sebagian kemampuan penyusup itu ada yang setara...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 76 – Putaran Tongkat Baja Sekar Mirah!

kibanjarasman
Sekar Mirah telah membuat keputusan penting! Sekar Mirah telah memilih tempat untuk mempertahankan kehormatan suami dan harga diri kademangan, serta keselamatan putrinya. Bila berkelahi di...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 75 – Mantra Penari Api

kibanjarasman
Salah seorang dari penyusup bergumam lalu berkata lirih pada dirinya sendiri, “Ternyata pekerjaan kita masih jauh dari kata selesai.” Ucapan itu rupanya dapat didengar oleh...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 74 – Sekar Mirah ; Dekapan di Ambang Kematian

kibanjarasman
Bunija yang melihat pergerakan kilat itu merasakan jantungnya berdetak lebih kencang. Hampir saja dia melupakan tugas utamanya karena terguncang dengan kecepatan para penyusup. Kyai Bagaswara...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 73 – Perisai Nyawa Sekar Mirah

kibanjarasman
Hingga pertengahan malam itu, sepertinya ada siasat lain yang belum diselesaikan oleh Ki Garu Wesi. Ataukah orang itu memang sudah membuat rencana susulan yang diyakini...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 72 – Prahara Watu Sumping: Akhir yang Sadis dan Ancaman di Balik Malam

kibanjarasman
Benturan keras kembali terjadi pada penghujung senja. Meski gelap belum sepenuhnya menebar jaring tapi pandangan anak buah Ki Malawi telah menjadi gelap seutuhnya. Senjata mereka...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.