Dironda 22 kali
Pertempuran yang berlangsung di Menoreh membawa Sayoga ke dalam ujian yang semakin berat. Berhadapan dengan Ki Sarjuma, anak muda dari Kedawung itu mengerahkan Serat Waja hingga mendekati batas kemampuannya. Pengalaman dan kekuatan lawannya memaksanya mengubah cara bertempur, sementara empat pengawal Menoreh menyaksikan perkembangan yang mengingatkan mereka pada Agung Sedayu ketika masih muda.
Ketika benturan demi benturan tidak segera memberinya kemenangan, Ki Sarjuma mencoba menggoyahkan ketahanan batin Sayoga dengan mempermainkan waktu.
Tidak jauh dari mereka, Empu Wisanata menghadapi Ki Malawi dalam pertempuran yang tidak kalah sengit. Kedua orang berilmu tinggi itu terus meningkatkan kemampuan, sementara para pengawal Menoreh harus menjauh dari pusat pertarungan karena tekanan tenaga yang semakin sulit ditahan.
Dalam keadaan semakin terjepit, ketika dua gelanggang pertempuran akhirnya sama-sama mencapai lapisan yang semakin tinggi, Sayoga kembali menerjang Ki Sarjuma dengan tekad yang tidak lagi menyisakan ruang bagi keraguan.
- Pada saat urusan di Jati Anom Obong belum usai ternyata Tanah Perdikan pun masih menyala. Pertarungan di sisi luar pedukuhan induk itu masih berlangsung hingga malam semakin dekat.
- Sedemikian sengitnya masing-masing kubu mempertahankan diri hingga hampir di setiap jengkal lereng Gunung Kendil telah penuh dengan orang-orang berbaku hantam. Ki Sor Dondong berlompatan selincah burung wallet mempertahankan sisi yang dijaganya. Tapi dalam waktu itu, Raden Atmandaru justru tenang mengarahkan mata pada arah yang diperkirakan Agung Sedayu akan datang padanya sambil membawa Kebisingan Hari 17 Bukit Menoreh
- Rupanya Ki Sor Dondong ini pun dipaksa oleh keadaan untuk mulai menempuh jalan keras sejak Geger Alas Krapyak 25. Mungkin orang itu tidak mempunyai pilihan atau justru ada tujuan lagi? Yang jelas pada bagian sayap agak belakang, Sabungsari muncul sangat mengejutkan. Sepak terjangnya memecah kekuatan lawan hingga Ki Sor Dondong pun harus memutar ulang otaknya agar bekerja lebih keras.
