Tag : Menoreh Api di Bukit Menoreh

Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 101 – Tugas Berat Ki Jayaraga

kibanjarasman
Agung Sedayu mengangguk, kemudian berkata, “Ki Gede belum tentu mengenal dengan baik satu demi satu orang-orang yang ingin bertemu. Beliau juga mungkin sama sekali baru...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 100 – Rumah Agung Sedayu; Bangkit dari Abu

kibanjarasman
Agung Sedayu lantas memulai penjelasan sejak pertemuan terakhir dengan Pangeran Selarong di tepi Kali Progo di wilayah Kademangan Sangkal Putung, termasuk kesepakatan pembagian wilayah yang...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 99 – Pagi Pertama di Tanah Perdikan Menoreh

kibanjarasman
Senyum mengembang pada wajah Pandan Wangi lalu suasana pagi pun menjadi semakin sulit dihadapi Agung Sedayu. Dia merapatkan dahi. Pemimpin pasukan khusus itu paham arah...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 98 – Uap Panas Ilmu Kebal: Sebuah Perlindungan Pandan Wangi

kibanjarasman
Menyadari bahwa tamu mereka juga membutuhkan waktu untuk sendiri, Ki Gede lantas mempersilakan Kinasih beristirahat. “Angger dapat meluruskan punggung sepanjang malam,” ucap Ki Gede pada...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit menoreh 97 – Kinasih ; Apakah Agung Sedayu Pernah..?

kibanjarasman
Namun Ki Jayaraga adalah orang yang berpengalaman sangat luas sehingga dapat menyadari bahwa sinar mata Kinasih turut pula berbicara. “Mungkin memang seperti itu, Ngger. Kalian...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 96 – Pesan dari Sangkal Putung

kibanjarasman
Ki Gede menarik napas dalam-dalam. Sekilas muncul sebuah pendapat di dalam benaknya bahwa Kinasih mempunyai daya tarik yang luar biasa untuk seorang wanita. Tanpa berprasangka...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 95 – Uji Nyali Dua Utusan

kibanjarasman
Dua malam sebelumnya. Setelah berpisah dari Agung Sedayu, Sukra dan Kinasih berlari cepat menuju Tanah Perdikan. Agung Sedayu memang berpesan seperti itu agar mereka tiba...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 94 – Nyaris!

kibanjarasman
Masih dalam keadaan yang terpisah, Pandan Wangi berjalan di depan Agung Sedayu dalam jarak kurang dari lima belas langkah. Ketika orang-orang mulai berangsur berkurang karena...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 93 – Getar Kalbu

kibanjarasman
Dalam beberapa kesempatan, pandangan Pangeran Selarong kerap menyambar tajam Pandan Wangi. Dia masih merasa bahwa ada satu persoalan yang harus diselesaikan. Tapi bila menimbang kepribadian...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 92 – Bayang-bayang Alas Krapyak

kibanjarasman
Dari jarak yang agak jauh, seorang penjaga gerbang kemah melihat kedatangan tiga orang tersebut lantas melaporkan pada Pangeran Selarong. Tak lama kemudian, putra mendiang raja...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.