Kehebatan tempur prajurit ditambah kekuatan Bondan menjadikan kawanan Laksa Jaya mulai terpojok. Bentak keras Ubandhana menjadi awal terjangan dalam menghadang Bondan. Meskipun Ubandhana menyimpan rasa...
Arus serangan Ki Cendhala Geni, yang dipenuhi corak baru yang berkembang dari tatanan dasar olah geraknya, telah menjadi tekanan berat. Ken Banawa lambat laun terdesak...
Di sisi lain, perkelahian ini adalah pertarungan yang sangat menentukan bagi seorang Ki Cendhala Geni. Kehadiran Ken Banawa menjadi sebab peluang baginya untuk kembali ke...
Walau kini ia berada di tengah-tengah dua wanita yang menyayanginya, Agung Sedayu justru merasakan sepi dan terasing. Tepatnya, ia ingin mengasingkan diri hingga Swandaru kembali...
Pada waktu itu, Pandan Wangi tidak mempunyai pemikiran lain kecuali Agung Sedayu telah berada di Sangkal Putung. Meski demikian, ia tidak menampik adanya desir aneh...
Bersama dengan matahari yang beranjak semakin tinggi, Agung Sedayu mengayun langkah menuju kediaman Swandaru. Berulang kali ia mengalihkan perhatian dengan memandang seksama setiap petak sawah...
“Oh, engkau rupanya. Masih hidup ternyata,” desis Ubandhana ketika wajah Bondan sedikit terlihat jelas oleh cahaya obor. “Ya, aku di sini sekarang. Aku harus menuntut...
Sorak hati Arum Sari mendadak terbungkam. Mulanya ia melihat ada kesempatan untuk melepaskan diri ketika Ubandhana dan Patraman terlibat percekcokan. Tetapi suara Laksa Jaya terdengar...
Agung Sedayu tidak mempunyai jawaban apabila pertanyaan itu benar-benar dilontarkan Ki Warna padanya. Sesaat suasana di antara mereka pun membeku. Namun selalu ada cara untuk...
“Kau melakukannya karena kau berharap aku memberi perasaan itu padamu!” potong Arum Sari. “Majapahit pasti menghukummu, prajurit busuk!” Patraman tertawa kecil. “Sudah lebih dari beberapa...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.