0%
Still working...

Toh Kuning – Mundur (Kilas Kisah Gerbang Pasukan Khusus 2)

Dironda 20 kali

Dinding barak pasukan khusus Selakurung tiba-tiba bergeming ketika sebuah keputusan nekat di luar nalar militer Kediri dijatuhkan. Di tengah persiapan menghadapi gempuran Tumapel yang kian mendekat, seorang lurah kepercayaan memilih melepas atribut keprajuritannya dan berjalan keluar membawa seluruh pasukannya dalam bayang-bayang hukuman mati.

Di saat Ki Tumenggung Gubah Baleman mempertaruhkan sisa wibawa dan kesetiaannya di atas garis tipis antara pembangkangan dan penyelamatan, siasat senyap mulai dirajut di balik lembah-lembah terjal. Ini tidak bicara tentang yang bertahan di dalam benteng, tetapi perjalanan akhir sebelum badai benar-benar menghantam takhta kerajaan.

  • Ki Patih Mandaraka dan Agung Sedayu menghadapkan wajah sepenuhnya pada Ki Ramapati. Lalu Ki Patih bertanya, “Bagaimanakah itu?” Yah, bagaimana Merebut Mataram 9 dijalankan oleh musuh Mataram?
  • Jawabnya: belum dapat dipastikan. Bukan karena mereka atau lawan yang terlalu cerdas, tapi langkah-langkah perguruan Saripati memang sulit diduga saat terjadi Kerusuhan Besar Bukit Menoreh 96.
  • Gerbang pasukan khusus. Membaca ini sebagian orang mengira itu adalah barak yang dipimpin Agung Sedayu, padahal bukan. Gerbang pasukan khusus ini mengacu pada Kerajaan Kediri.

Related Posts

error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.