0%
Still working...

Puisi : Padang Rumput Lembah Merbabu

Dironda 62 kali

Berkuda..

Melampaui ilalang setengah tebasan parang..

Gelepar panji berkibar..

Bukan pasukan berkuda Ki Wisanggeni yang datang dengan getar..

Sesambut ujung tombak membuka singkap udara..

Derap kuda bertabur rincing..
Aku berlari..
Dia berlari..
Kau berlari..

Mengejar cinta yang tak kita mengerti..
Mendera karang cadas tegak merapat lembah..
Hening
Sunyi
Benderang

Sesayup ranting gayam berujar,”Berhentilah, anak rimba!”

Duduklah
Berbaringlah
Dekaplah ia, mereka, kita

Bernafaslah..

-bondan, padang rumput merapi-

 

 

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Warning: Undefined array key "cookies" in /home/tansahel/public_html/wp-content/themes/author-personal-blog/inc/comment-functions.php on line 92

Related Posts

error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.