0%
Still working...

Bara di Borobudur – Mengguncang Pajang: Dinding yang Menyimpan Ketegangan (Kilas Kisah 1)

Dironda 81 kali

Bhre Pajang mengambil langkah yang sulit setelah keadaan politik di kotaraja semakin tidak menentu. Sementara Ki Banyak Abang menerima tugas yang dapat mengubah kedudukannya di tengah ketegangan Pajang dan pasukan Ki Nagapati.

Malam bergerak menuju keadaan yang lebih genting. Pergerakan pasukan Ki Banyak Abang membuat pihak Ki Nagapati bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, sementara masing-masing pihak belum sepenuhnya mengetahui maksud lawannya.

Di tengah ketidakpastian itu, Ki Banyak Abang justru memilih mendekati permukiman seorang diri. Sikapnya membuat orang-orang di dalam benteng tidak segera memahami tujuan kedatangannya.

Pertemuan akhirnya terjadi di antara dua orang yang sama-sama memiliki kemampuan tinggi. Keduanya saling mengukur, tetapi tidak segera membuka seluruh maksud yang berada di balik kedatangan dan pertahanan masing-masing.

  • Ki Cendhala Geni mempunyai keyakinan bahwa Sumur Welut akan jatuh di tangan mereka. Dari sekian banyak alasan, hanya satu yang sangat kuat menurutnya. Persiapan 3 – Panji Jayakatwang
  • Mereka tidak mampu berkata-kata, hanya mata mereka yang bergantian memandang Agung Sedayu dan Sekar Mirah. Sekejap kemudian Sekar Mirah mengangkat wajahnya lalu,”Rumah kita, Kakang.” Alamat rumah mereka di Agung Sedayu Terperdaya no 34. Silakan.

Related Posts

error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.