Tag : agung sedayu terperdaya

Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 13 – Perintah Agung Sedayu: Persiapkan Segalanya!

kibanjarasman
Laga Pecah di Kali Tinalah Sepertinya hujan memang tidak pilih-pilih tempat atau golongan. Air turun dengan kecepatan tetap di perkemahan Raden Atmandaru. Sunyi tapi beberapa...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 12 – Kabut dan Desis Kali Tinalah

kibanjarasman
Hujan turun di wilayah penjagaan Ki Lurah Sora Sareh, sebuah hutan kecil di depan Dusun Benda. Tanah gelap menyerap air, daun-daun basah menahan bunyi. Kali...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 11 – Jaring Siasat Ki Patih Mandaraka

kibanjarasman
Kepatihan masih basah ketika pagi baru menyapa. Hujan sepertinya turun merata di banyak tempat dengan nada yang sama. Di dalam ruang tengah, Ki Patih Mandaraka...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 10 – Pertemuan Pandan Wangi dengan Ki Jayaraga

kibanjarasman
Hari ini, hari kedelapan yang berjalan pelan karena hujan. Di antara suara air, dengus napas, dan bisik yang setengah disesali, Tidak ada pengumuman yang memberikan...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 9 – Pandan Wangi Dilarang Melihat Jasad Ayahnya

kibanjarasman
Siang itu suasana pendapa Keraton tidak begitu ramai. Langkah para abdi dan punggawa seakan tertahan. Percakapan di antara mereka cepat diredam air yang turun tanpa...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 8 – Hari Kedelapan Kedatangan Agung Sedayu

kibanjarasman
Benturan itu meledak tanpa suara. Fajar di Menoreh tidak membawa terang, hanya mengubah hitam menjadi abu-abu yang lebam. Di jalur setapak yang melilit pinggang bukit,...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 2 – Operasi Intelijen Sederhana Agung Sedayu

kibanjarasman
Ki Demang Brumbung mendengarkan penuh seksama sambil disertai kepala yang tampak manggut-manggut  sesekali. “Keadaan….,” gumamnya, kemudian memandang Agung Sedayu dengan tatap mata penuh arti. Agung...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 1 – Keinginan Agung Sedayu yang Tak Terungkap

kibanjarasman
Belum genap sehari setelah Panembahan Hanykrawati dikebumikan, langit Mataram masih berwarna kelabu seakan-akan tidak rela melepas kepergian orang terkasih untuk selamanya. Sekali-kali terdengar guruh yang...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 123 – Ketangguhan Pasukan Mataram di Medan Perang

kibanjarasman
Ledakan cambuk Agung Sedayu merambat hingga menembus bangunan bambu Panembahan Hanykrawati – yang masih terlibat percakapan sungguh-sungguh dengan dua putra beliau. Adalah Raden Mas Rangsang...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 122 – Serangan dari dalam Kabut

kibanjarasman
Mereka telah berada di sekitar Alas Krapyak berhari-hari lamanya, maka penguasaan medan pun menjadi lebih baik daripada kawan-kawan mereka yang gagal di lembah.  Wayah sirep...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.