“Kami telah menguasai jalan yang lebih baik untuk menata pemerintahan. Yang Mulia Ki Patih Mandaraka, apakah Anda bersedia bergabung dengan kami atau melanjutkan pertarungan ini?”...
Ilmu yang diterapkan oleh guru Kinasih berlainan watak dan sifat dengan kemampuan yang dikuasai oleh dayang Prabu Brawijaya di Gunung Lawu. Meski mempunyai kesempatan untuk...
Sedemikian cepat hingga Ki Patih tidak dapat mengikuti ekor bayangan! ujung cambuk Ki Hariman mematuk dari depan. Ujung cambuk memendarkan cahaya biru yang berkedip seperti...
Sekejap kemudian – seiring dengan kecepatan Nyi Ageng Banyak Patra yang makin meningkat – Ki Manikmaya mengubah aliran kaki yang pada mulanya bergerak seperti lingkaran...
Gerimis datang setelah ledakan hebat mendentum dari gelanggang perkelahian Ki Patih Mandaraka. Guntur tiba ketika air pertama terserap oleh permukaan tanah. Seolah tersadar dari kekagumannya...
Tanpa didahului teriakan atau lengking nyaring yang biasa dilakukan orang sebelum berkelahi, Ki Hariman menyerang KI Patih Mandaraka dengan sabetan mendatar, berusaha memisahkan sesepuh Mataram...
Sikap tubuh Ki Panji Secamerti seolah tidak mengalami guncangan yang berarti walau tidak demikian. Suasana jiwani senapati Mataram yang berbalik arah itu mengalami guncangan ,...
Sekalipun Kiai Wohing Pati adalah pusaka yang hebat, tetapi perkembangan menjadi semakin buruk bagi Ki Lurah Plaosan ketika Ki Panji Secamerti tiba-tiba mengubah cara bertempurnya....
Adalah keberuntungan bagi Sukra yang melihat pergerakan Ki Patih Mandaraka secepat bayangan. Pengawal Menoreh yang mendadak mampu melihat dengan penerangan yang terbatas itu bertanya-tanya dalam...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.