“Hamba, Kanjeng Ratu.” Adipati Hadiwjaya mengatur napas kemudian melanjutkan perkataannya, ”Sebuah ilmu yang saya pikir telah hilang, ternyata muncul lalu menebar akibat buruk bagi Pajang.”...
Berulang-ulang ia menerjang dengan sepasang tangan yang berayun-ayun sangat kuat. Sedangkan kaki Ki Dirgasana begitu ringan menginjak tanah, menjejak lalu seperti terbang ketika memburu Marmaya....
Lawan Sayoga lekas berkelit dan sangat gesit. Gerak Ki Sarjuma begitu tangkas, dan sepertinya kelincahan itu sama sekali tidak berhubungan dengan usianya yang menuruni lembah....
Matahari menggatalkan kulit ketika mereka bertiga berjalan melintasi pintu gerbang. Penampilan Adipati Hadiwjaya yang tidak menunjukkan kedudukannya sebagai penguasa Pajang memang tidak dapat dikenali penjaga...
Beberapa anak buah Ki Sarjuma atau Ki Dirgasana melihat tandang Sayoga. Mereka ingin menghentikannya dengan lontaran anak panah atau melemparkan benda-benda di sekitar, tetapi Sayoga...
Gumilang yang melihat pertarungan itu dari tempat yang sedikit agak jauh dapat menilai bahwa Ki Rangga Ken Banawa masih berada satu lapis di atas Ki...
Pergerakan yang mendadak dan menyedot beberapa orang ke dalam pergumulan hebat itu tidak luput dari pengamatan Ki Sarjuma. Ia terkejut, walau demikian ketenangannya dalam mengendalikan...
Pada saat itu, kelengahan Lembu Daksa telah membuat luka cukup dalam yang merobek lambungnya. Darah yang tidak berhenti mengalir sedangkan ia masih terus berloncatan menghindari...
Tercekat hati Adipati Hadiwjaya mendengar ucapan yang terdengar seperti gelegar halilintar baginya. Sepanjang waktu dalam rentang beberapa musim yang bergiliran datang, sejumlah petugas sandi telah...
Namun perintah Ki Sarjuma seakan tidak terdengar atau sengaja diabaikan oleh sebagian anak buah Ki Dirgasana. Mereka memisahkan diri untuk mengejar tiga orang Gondang Wates...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.