Tag : Pangeran Benawa

2 Arya Penangsang dan Beban Darah

2 Duka Pangeran Benawa – Akhirnya Jenazah Raden Trenggana Tiba di Demak

kibanjarasman
“Apakah itu belum terlambat? Beberapa nama sudah dimunculkan, bahkan sejak hari pertama keberangkatan Paman Trenggana. Kurang ajar, hanya itu yang dapat muncul dalam pikiran ketika...
2 Arya Penangsang dan Beban Darah

2 Duka Pangeran Benawa – Ketika Anak Bertanya

kibanjarasman
Malam semakin suram dan kelam, tiba-tiba dengan mengejutkan dengan wajah duka, Pangeran Benawa bertanya pada Arya Penangsang, “Paman, apakah benar Eyang Kakung seda ing palagan?”...
2 Arya Penangsang dan Beban Darah

1 Duka Pangeran Benawa

kibanjarasman
Derap langkah Arya Penangsang teredam oleh hiruk pikuk halaman luar istana. Dia tidak tergesa, setiap tapak kakinya terukur menyatu dengan denyut kota yang tak lagi...
Jejak di Balik Kabut

Jejak di Balik Kabut 10 – Paksi Mengajarkan Arti Harga Diri

kibanjarasman
Ki Bekel mengangguk-angguk. Namun katanya “Bukankah kau tidak akan segera meninggalkan padukuhan ini?” Adeg Panatas tersenyum. Katanya, “Tidak kakang. Bukankah aku orang padukuhan ini? Aku...
Jejak di Balik Kabut

Jejak di Balik Kabut 9 – Cincin Bermata Tiga Batu Akik

kibanjarasman
“Ya. Sibuk mengadu ayam” jawab Ki Jagabaya. Adeg Panatas menarik napas dalam-dalam. Dengan nada datar ia berkata, “Apa yang terjadi jika Kebo Lorog itu kemudian...
Jejak di Balik Kabut

Jejak di Balik Kabut 8 – Penyelesaian Masalah Perampokan Keranda Terbang

kibanjarasman
Para pengikutnya memang menjadi bingung. Mereka tidak tahu isyarat apa yang dimaksudkan oleh Kebo Lorog. Hanya seorang sajalah di antara orang-orangnya yang tahu pasti, apa...
Jejak di Balik Kabut

Jejak di Balik Kabut 7 – Perkelahian Paksi

kibanjarasman
“Tetapi kau lihat, kekuatan sekelompok kawan-kawanmu sangat kecil, sehingga dalam waktu dekat mereka akan digulung. Jangan menyesal, bahwa bagi siapa saja yang tidak mau menyerah...
Jejak di Balik Kabut

Jejak di Balik Kabut 6 – Usaha Menghentikan Keranda Terbang

kibanjarasman
“Tidak,” sahut Ki Pituhu, “tentu ada yang berkhianat di antara orang-orang kita. Pada saatnya kita akan mengetahuinya. Tetapi sekarang, kita akan membabat mereka seperti membabat...
1 - Serat Lelayu Raden Trenggana

Serat Lelayu 29 – Arya Penangsang Mengabaikan Balas Dendam

kibanjarasman
Nyi Poh Gemrenggeng terpana! Dia sama sekali tidak menduga bahwa Arya Penangsang dapat mengakhiri perlawanan Lembu Jati lebih cepat dari dugaannya. Perempuan itu sempat berpikir...
Penaklukan Panarukan -visual

Bab 2 – Sabuk Inten 4, Pertemuan Adipati Hadiwijaya dengan Utusan Sultan Trenggana

kibanjarasman
“Baiklah, jika demikian, tidak akan ada keberatan di antara kita berdua,” tegas lurah prajurit seraya menerima dua senjata dari tangan Ki Tumenggung Suradilaga. Selang beberapa...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.