Aku tidak menghitung waktu yang berlalu. Saat itu aku tengah berada di dalam duniaku sendiri. Samar-samar aku mendengar suara ibu menyebut namaku. Ah, sulit bagiku...
“Aku tidak mau percaya begitu saja pada kabar ini! Tapi kemana aku harus mencari tahu kebenarannya? Lalu, bagaimana kalau berita ini memang benar? Apa yang...
Suara ibu menyusup relung kalbu untuk membawa kesadaranku kembali. Aku memandang sekitar. Dua pelayanku telah meninggalkanku sendiri. Oh ya, hari menapak siang. Mentari akan berada...
Aku terdiam. Sebuah batu besar terasa mengganjal di kerongkongan. Banyak tanya yang tak mampu aku ucapkan. Angin yang berhembus berbisik padaku. “Jangan lupakan apa yang...
Tetapi, ketika tatap mata kami tidak sengaja bertemu, aku menangkap sorot sendu dari matanya. Aku terperosok ke dalam jurang yang dalam. Murung, sedih, dan tidak...
Sang Maharani. Menyendiri untuk terakhir kali di rumah ini. Aku sedang dituntun oleh wibawa yang menggaung dalam jiwaku ketika ibu menyerukan namaku....
Sang guru mengerutkan keningnya kemudian, “Inilah si pencuri itu. Dia begitu kerdil untuk mengaku tetapi enggan berjalan jauh karena takut terhadap jebakan yang telah terpasang...
“Ketahuilah! Kegelapan ada karena kejahatan yang disebabkan oleh cinta,” Sanumerta berkata datar. Wajahnya tidak menunjukkan perubahan yang menyiratkan gejolak perasaannya. Orang alim yang berpakaian coklat...
Ladang. Sawah dan hartanya. Rasa sesal dan bersalah menjadi hantu baginya. Genap seratus hari dari langkahnya meninggalkan rumah, Sanumerta menuai karma. Sanumerta terus berpindah dan...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.