Padepokan Witasem

Tag : medang

Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 10

kibanjarasman
Ra Gawa mengambil prakarsa untuk memanggil pelayan agar mayat-mayat dapat segera dikeluarkan dari bangunan yang aku tempati. Kami bertiga – aku, Gita Nirvati dan Anindita...
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 9

kibanjarasman
Anindita Rukmi begitu perkasa dengan dua tusuk konde sebagai senjata. Keris panjang lawannya sama sekali tidak berdaya untuk membongkar pertahanan Anindita Rukmi....
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 8

kibanjarasman
Ia bergeser ke samping, menendang tubuh seorang lagi yang terbaring tidak berdaya. Tapak sepatu Gita Nirvati meninggalkan bekas-bekas berwarna merah darah di wajah orang asing...
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 7

kibanjarasman
Aku yakin bahwa kekuatan ini pula yang memegang jiwaku lalu menunjukkan padaku pemandangan yang terjadi di luar bangunan istana yang dibangun ayahku, Rakai Panangkaran. Aku...
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 6

kibanjarasman
Berturut-turut aku melepas kain penutup tubuh bagian atas, kemudian mengakhirinya dengan sehelai benang terpintal yang membungkus kemaluanku....
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 5

kibanjarasman
Aku berada di dalam kesadaran penuh sebelum segalanya berubah menjadi mengerikan. Di bawah dekap mata Rakai Panangkaran....
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 4

kibanjarasman
Di bawah kaki Rakai Panangkaran, aku mengatakan ; bahwa Han Rudhapaksa tidak pernah menyukai kehancuran sebuah tatanan....
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 3

kibanjarasman
Kebanyakan mereka telah meminta pemutusan waktu kurung. Engkau adalah anakku, engkau menunjukkan kepantasan sebagai keturuanan Rakai Panangkaran....
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 2

kibanjarasman
Aku tahu karena Lis Prabandari dan Rakai Panangkaran belum memberitahukan sedikit pun padamu. Banyak orang-orang yang terhormat dapat membuat ciptaan hebat atau melakukan perbuatan hebat...
Bab 2 Nir Wuk Tanpa Jalu

Nir Wuk Tanpa Jalu 1

kibanjarasman
Sejak aku melihat gerbang, dari kedalaman jiwaku, aku berharap ayahku - Rakai Panangkaran - telah menunggu di beranda istana, atau setidaknya mengajakku bicara ketika aku...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.