Ki Hanggapati dan Bondan menyelinap di antara kegelapan malam mengikuti rombongan Ki Jagabaya. Ma-lam itu banyak peronda yang berkeliling melakukan penjagaan, tetapi keduanya tidak mendapat...
Sebenarnya pedati-pedati itu tidak hanya berisi benda yang diperdagangkan. Mereka bilang Ki Buyut Menoreh menitipkan beberapa hadiah untuk Sri Jayanegara...
Bila Ki Nagapati berkeinginan merebut kotaraja untuk satu alasan keadilan, sudah barang tentu kotaraja akan membara. Tetapi tidak beliau lakukan. Bukan karena jumlah atau kemampuan...
”Ingat baik-baik semua pesan Resi Gajahyana, Ngger,” berkata Ki Swandanu ketika tubuh Bondan telah tergantung. Melihat Bondan dan Ki Swandanu menunjukkan kesiapan, lantas dua perondan...
Empat orang penunggang kuda itu berjalan beriringan dan berpasangan. Bondan tampak di depan bersama Ki Swandanu, di belakang mereka teriring Ki Hanggapati beserta Ken Banawa....
”Kita salah memasuki tempat,” sahut Liem Go Song sambil menggandakan tenaga melindungi jalur pendengarannya. Sedangkan Feng Kong Li bersiap menyerang Ki Wisanggeni meski lebih banyak...
”Bukankah teman kamj telah melewati pendadaran itu? Kau lihat sendiri bahwa anak Ki Demang tidak dapat melanjutkan pertarungan,” kata Tung Fat Ce. ”Apakah kau kira...
Sedangkan di tengah gulungan sinar kehijauan yang saling membelit, Toa Sien Ting tersentak bukan kepalang. Pada hari itu, untuk pertama kali, semenjak tiba di Tanah...
Ia tidak lagi melihat Siwagati sebagai perempuan muda yang cantik, tetapi wajah Siwagati seperti iblis yang sedang mengejek dirinya. Ia menarik napas dalam-dalam memusatkan pikiran...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.