“Dengarkan, Ki Tunggul Pitu. Anda bicara tentang sebuah kitab dan adik seperguruanku, lalu apakah tujuan itu tidak terikat keduanya? Aku pikir Anda telah berbicara dengan...
Aku melihat diriku ketika fajar telah berada di gerbang sunyi. Aku suka kata itu, sunyi, ini seperti membawaku duduk di sisi rembulan ketika ia bersinar...
Aku membayangi diriku yang melenggang ke dalam sebuah cermin. Ia mematut wajah, dan aku terkesima! Bukankah dia adalah aku? Tetapi aku tidak melihat wajah yang...
”Siapakah Ki Sanak bertiga dan atas keperluan apakah sehingga bermalam di tepi hutan ini?” bertanya Ki Jagabaya.”Aku Sayoga. Dan apakah Ki Sanak berwenang untuk bertanya...
Bimbang dan marah menjadi dua perasaan yang menguasai Agung Sedayu pada malam itu. Sebenarnya ia tengah menimbang , apakah sebab kemarahannya itu adalah hilangnya kitab...
Balada Suep Meraih. Ketika aku terhempas jerit suara kebisuan, beberapa terlihat rapuh. Termasuk kamu yang melihatku sedang melayang. Ringan, begitu kau katakan. Pusaran keheningan kian...
Aku berselisih dengannya. Kami adalah dua muka yang bertolak belakang. Ia berjalan ke barat, aku ke timur. Manakala ia menuju utara, aku mengikutinya lalu memukul...
“Tidak ada yang salah pada pilihan itu,” jawab Agung Sedayu, “Aku harus mengakui kau cukup berani mengatakan yang sebenarnya. Barangkali aku tidak mempunyai jawaban, Ki...
Agung Sedayu tercenung. Tidak menduga akan mendapat pertanyaan yang masih belum dapat dijawabnya. Perubahan air mukanya terlindung oleh gelap dan air hujan. Sejenak ia mengendapkan...
“Malam yang tidak terlalu bagus untuk mengawasi pintu air,” ucap Agung Sedayu ketika ia berada dua atau tiga langkah di belakang Ki Sentana. “Benar,” sambut...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.