Tag : pencak silat

Bab 8 Malam Petaka

Malam Petaka 9 – Kisruh!

kibanjarasman
Nyi Kirana disertai tidak lebih sepuluh orang Pajang bertarung sengit melawan orang-orang padepokan yang dibantu pengawal kademangan. Mereka gigih mempertahankan kedudukan berdasarkan aba-aba Nyi Kirana....
Bab 8 Malam Petaka

Malam Petaka 8 – Kemelut Manyuran: Sabotase Perkawinan Pajang

kibanjarasman
Nyi Kirana deras meluncur melintasi ruang kosong tanah lapang, dia melihat seorang anak kecil jatuh terlindas oleh kaki-kaki orang yang berlarian kalangan kabut. Nyi Kirana...
Bab 8 Malam Petaka

Malam Petaka 7 – Api di Grajegan

kibanjarasman
“Kekuatan kita belum dapat menandingi daya serbu Pajang yang sebenarnya. Aku pikir, gagasanmu adalah sebuah alasan bodoh untuk bunuh diri. Mpu, malam ini adalah malam...
Bab 8 Malam Petaka

Malam Petaka 6 – Kado Pernikahan Berdarah di Grajegan

kibanjarasman
Ada amarah dan kecewa sekaligus kekhawatiran atas keselamatan Bondan – yang berada di Kademangan Grajegan – membuat para pengiring dari Pajang itu merasa berat menjalankan...
Bab 8 Malam Petaka

Malam Petaka 5 – Api di Dalam Sekam

kibanjarasman
Matahari nyaris menggapai puncak langit ketika suasana di sekitar Bondan serta Siwagati perlahan menjadi hening. Resi Gajahyana telah berhadapan dengan Ki Sarwa Jala. Mereka didampingi...
Bab 8 Malam Petaka

Malam Petaka 4 – Menjelang Hari Besar

kibanjarasman
Hingga pada masa yang berlaku sesuai kebiasaan orang-orang Grajegan, maka Bhre Pajang segera mohon undur diri. Dia beserta seluruh rombongan akan kembali ke Pajang. Dalam...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 51 – Senandung Asmara di Sekitar Agung Sedayu

kibanjarasman
Sambil mengenang di dalam hati dan memikirkan keadaan itu, Pandan Wangi pun jujur mengakui bahwa ada ganjalan ketika Agung Sedayu masih berada di rumah tahanan...
Bab 8 Malam Petaka

Malam Petaka 3 – Kepercayaan Diri Bondan

kibanjarasman
Dalam waktu itu, dia dapat membayangkan kelegaan hati Ki Juru Manyuran.  Simpul rumit pikiran Ki Sarwa Jala pun memudar. Walau begitu, Ki Sarwa Jala tetap...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 50 – Benih Keraguan Pandan Wangi pada Swandaru

kibanjarasman
Agung Sedayu menatap lekat mereka satu demi satu, lalu berkata, “Perintah yang diucapkan Nyi Pandan Wangi lebih mudah dipahami oleh para pengawal meski kemampuan mereka...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 49 – Perbantahan Singkat antara Agung Sedayu dengan Pangeran Selarong

kibanjarasman
Semburat raut kemenangan terlihat pada wajah Pangeran Selarong. Dia merasa di atas angin lantas tersenyum lega dalam hati karena Agung Sedayu akhirnya berpihak padanya. “Kita...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.