Tag : cerita silat Indonesia

Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 32

kibanjarasman
Menurut pandangannya, Pandan Wangi bertempur seperti orang yang tidak mengetahui oleh kanuragan. Sekali lagi, Pandan Wangi bertarung secara ngawur...
1 - Serat Lelayu Raden Trenggana

Serat Lelayu 3

kibanjarasman
Mereka tidak pulang sebagai pecundang karena keselamatan Raden Trenggana berada di atas segala cita-citanya sendiri,...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 31

kibanjarasman
Pandan Wangi menghentikan gerakan lalu memandang lelaki yang mungkin seusia dengan ayahnya, Ki Gede Menoreh. Hanya memandang...
1 - Serat Lelayu Raden Trenggana

Serat Lelayu 2

kibanjarasman
Ki Danupati menyeringai sambil berdesis, “Raden Trenggana adalah mangsa terbaik. Engkau, adalah,  dan hanya seekor anjing pemburu bagi Arya Penangsang.”...
1 - Serat Lelayu Raden Trenggana

Serat Lelayu 1

kibanjarasman
Arya Penangsang seperti terbang ketika menyusul Gending Pamungkas. Ketika menjejak kaki di dekat kepala lawan yang terkapar, Arya Penangsang berkata, “Engkau adalah perwira. Seorang prajurit...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 30

kibanjarasman
Glagah Putih tidak mempunyai pilihan selain mematuhi perintah Pandan Wangi. Seorang diri Sukra memecah kerumunan, mengurai jalur yang sulit agar semakin dekat dengan pasukan Pandan...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 29

kibanjarasman
Sabungsari mengerutkan alis. Ia teringat peristiwa yang melibatkan orang-orang Pesisir Endut. “Aku tidak ingat,”...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 28

kibanjarasman
Gayung bersambut! Dari arah pedukuhan, sejumlah orang bergerak maju pada arah keributan yang ditimbulkan oleh Sukra dan pengawal yang berada di belakangnya....
Bab 10 Lamun Parastra Ing Pungkasan

Lamun Parastra Ing Pungkasan 36 (Telah Terbit Bentuk PDF)

kibanjarasman
"... memang ada sejumlah orang yang mungkin tidak puas jika mendengar perintah mundur dari Raden Trenggana."...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 27

kibanjarasman
Orang-orang yang ingin menggantikan Panembahan Hanykrawati benar-benar seperti memukuli bagian tebing Merbabu yang sangat cadas!...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.