Tag : cerita silat klasik Jawa

Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 8 – Pembeda Itu Bernama Sukra

kibanjarasman
“Bagaimana aku dapat percaya padamu? Bukankah kau ini pesuruh yang tinggal di rumah Agung Sedayu?” tanya Simbara yang ternyata mengetahui pula sedikit latar belakang Sukra....
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 7 – Sukra dalam Pengamatan Agung Sedayu

kibanjarasman
Lagi-lagi mereka menerima sikap tak pantas dari anak muda itu. Beberapa orang tampak bergerak maju dan sepertinya mereka ingin memukuli anak muda itu karena jawabannya...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 6 – Agung Sedayu ; Benarkah itu Sukra?

kibanjarasman
Berbekal latar belakang pemikiran seperti itu, Agung Sedayu teringat dengan percakapannya bersama Ki Demang Brumbung. Dalam waktu itu, Agung Sedayu dan Ki Demang Brumbung sama-sama...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 5 – Agung Sedayu Mempermalukan Lawan!

kibanjarasman
“Sepertinya kami tidak berjodoh dengan Ki  Rangga,” ucap ketua regu. Maka ketua regu peronda dan kawan-kawannya pun tidak dapat lagi melihat jalan lain untuk mengiringi...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 4 – Agung Sedayu, Pemburu yang Diburu

kibanjarasman
Sementara itu, Agung Sedayu terus bergerak menuju tempat yang dijadikan percobaan pembunuhan terhadap Ki Patih Mandaraka. Dia berjalan dengan kecepatan sedang tanpa mengesankan terburu-buru. Hingga...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 3 – Jebakan Agung Sedayu

kibanjarasman
“Luar biasa!” gumam Ki Demang Brumbung dalam memuji ketajaman nalar Agung Sedayu. Dugaan senapati pasukan khusus itu benar-benar terjadi ketika muncul seorang laki-laki dari arah...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 2 – Operasi Intelijen Sederhana Agung Sedayu

kibanjarasman
Ki Demang Brumbung mendengarkan penuh seksama sambil disertai kepala yang tampak manggut-manggut  sesekali. “Keadaan….,” gumamnya, kemudian memandang Agung Sedayu dengan tatap mata penuh arti. Agung...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 1 – Keinginan Agung Sedayu yang Tak Terungkap

kibanjarasman
Belum genap sehari setelah Panembahan Hanykrawati dikebumikan, langit Mataram masih berwarna kelabu seakan-akan tidak rela melepas kepergian orang terkasih untuk selamanya. Sekali-kali terdengar guruh yang...
Penaklukan Panarukan -visual

Bab 2 – Sabuk Inten 3, Seuntai Kalimat Ratu Kalinyamat

kibanjarasman
Tidak banyak yang diketengahkan mengenai sosok wanita pemberani, ratu segara yang disegani bangsa asing dan kerajaan-kerajaan sekitar Demak pada masa itu. Dukungannya terhadap angkatan laut...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 127 – Selamat Jalan, Panembahan

kibanjarasman
Tak ada panji yang menjadi lambang kebesaran Mataram. Tak ada wajah yang sanggup memandang tegak ke depan. Panembahan Hanykrawati belum benar-benar meninggalkan mereka tapi itulah...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.